Berdasarkan laporan media India Today, sebuah tragedi menggemparkan wilayah Haldoni, Greater Noida, ketika seorang anak perempuan berusia enam tahun ditemukan tewas mengenaskan di dalam karung pada Jumat, 29 Agustus 2026. Korban sebelumnya dilaporkan hilang dari rumahnya sejak Kamis, 28 Agustus 2026, tanpa pamit kepada keluarga. Kepolisian setempat langsung bergerak cepat melakukan pencarian intensif setelah pihak keluarga melayangkan laporan orang hilang dan mencatat laporan resmi kepolisian.
Sebagaimana diwartakan, titik terang kasus ini bermula dari pemeriksaan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria mencurigakan yang membujuk korban lalu membawa tubuh anak tersebut menggunakan karung ke arah sebuah ladang kosong. Berbekal petunjuk krusial dari CCTV tersebut, aparat kepolisian berhasil mengidentifikasi dan mengamankan seorang terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Mengutip keterangan dari pihak berwenang, DCP Central Noida Shailendra Singh menyatakan bahwa seluruh aspek penyelidikan sedang didalami secara menyeluruh termasuk dugaan-dugaman yang disuarakan oleh keluarga. Keluarga korban menduga bahwa anak tersebut tidak hanya dibunuh melainkan juga mengalami kekerasan seksual sebelum nyawanya direnggut. Jenazah korban kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani proses autopsi oleh tim dokter guna memastikan penyebab pasti kematian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePaman korban, Mohammad Noshid, menuturkan bahwa pelaku diketahui tinggal di sekitar lingkungan rumah mereka dan kerap bekerja di kawasan Labour Chowk. "Kami mulai mencari anak itu setelah beberapa waktu tetapi tidak menemukan jejaknya, kami baru tahu apa yang terjadi setelah mengecek rekaman kamera," ungkap Noshid menggambarkan detik-detik pencarian korban. Pihak keluarga kini mendesak penegak hukum agar memberikan keadilan yang setimpal bagi korban atas kejian keji yang menimpa anak tersebut.