Sebagaimana diwartakan oleh laporan media internasional, kabar duka menyelimuti Kerajaan Norwegia menyusul kepergian sang penguasa terlama mereka, Raja Harald V, yang tutup usia pada umur 89 tahun.
Berdasarkan pengumuman resmi dari pihak Istana Kerajaan Norwegia, sang raja mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat pagi waktu setempat setelah memimpin negara Skandinavia tersebut selama 35 tahun.
Raja Harald V naik takhta pada tahun 1991 dalam usia 53 tahun, menggantikan ayahnya, dan dikenal luas sebagai sosok monarki yang sangat dekat dengan rakyat serta menjunjung tinggi tradisi leluhur.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelama masa pemerintahannya, ia konsisten memegang teguh sumpah jabatan dan moto kerajaannya "Segala hal untuk Norwegia", yang dibuktikannya melalui dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas kenegaraan hingga akhir hayatnya.
Kehidupan masa kecil Raja Harald diwarnai oleh sejarah perjuangan ketika keluarganya harus mengungsi akibat invasi pasukan asing pada masa Perang Dunia II sebelum akhirnya kembali ke tanah air.
Selain kiprah politiknya yang moderat, almarhum juga dikenang sebagai seorang olahragawan sejati yang pernah mewakili negaranya dalam ajang Olimpiade cabang olahraga layar.
Kepemimpinan di takhta Kerajaan Norwegia kini resmi diteruskan oleh putranya, Pangeran Mahkota Haakon, yang sebelumnya telah beberapa kali bertindak sebagai pemegang kekuasaan sementara saat kesehatan sang ayah menurun.
"Ayah kami telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk kemajuan Norwegia, dan kami akan mengenang ketulusan serta komitmen luar biasa beliau," demikian pernyataan pihak keluarga kerajaan dikutip dari laporan media.
Raja Harald V meninggalkan seorang istri tercinta, Ratu Sonja, yang dinikahinya puluhan tahun lalu, serta anak-anak dan cucu-cucu yang kini meneruskan garis suksesi kerajaan.
Mengutip laporan media, kepergian Raja Harald V menandai berakhirnya sebuah era keemasan panjang bagi monarki modern di daratan Eropa.