Sebagaimana diwartakan oleh Mundo Deportivo, pelari asal Amerika Serikat Ben Dhiman sukses mencatatkan sejarah baru dalam ajang lari lintas alam paling bergengsi di dunia, Hoka Ultra Trail du Mont Blanc atau UTMB 2026, yang digelar di Chamonix, Prancis.
Mengutip laporan media tersebut, Dhiman tampil luar biasa dengan menaklukkan rute sepanjang 172 kilometer dalam catatan waktu fantastis 18 jam 16 menit 29 detik, sekaligus mempertajam catatan waktunya dari tahun sebelumnya.
Performa gemilang ini membuat Dhiman menjadi pelari pertama dalam sejarah rute penuh UTMB yang mampu finis di bawah 19 jam, menandai era baru dalam dunia olahraga lari ultra.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDikesankan dengan pencapaiannya di garis finis, Dhiman menyatakan "No me lo explico" atau "Saya tidak bisa menjelaskannya", seraya merayakan kemenangan emosional tersebut di hadapan keluarganya yang hadir di Chamonix.
Berdasarkan laporan pertandingan, jalannya lomba sempat diwarnai penundaan selama dua jam akibat ancaman badai, yang kemudian berlanjut dengan kondisi malam hari yang sangat dingin hingga memaksa beberapa unggulan seperti Vincent Bouillard dan Courtney Dauwalter mundur.
Di sisi lain, persaingan ketat terjadi di barisan depan ketika Dhiman mulai melesat sendirian sejak kawasan Les Contamines, meninggalkan para pesaing terdekatnya termasuk Baptiste Chassagne dan Joaquin Lopez.
Adapun posisi kedua berhasil diamankan oleh pelari asal Prancis Baptiste Chassagne, disusul oleh Caleb Olson di tempat ketiga, sementara pelari asal Ekuador Joaquin Lopez harus puas finis di posisi kelima.