Berdasarkan laporan dari Correio Braziliense, Kongres Nasional Brasil bersiap untuk melakukan pemungutan suara pada pekan depan terkait langkah kontroversial pencabutan "taxa das blusinhas" atau pajak impor 20 persen untuk pembelian online internasional senilai hingga 50 dolar AS.
Ketua komisi gabungan yang menganalisis masalah tersebut, Deputi Reginaldo Lopes, memperkirakan bahwa pembacaan dan pemungutan suara laporan oleh panitia akan dilangsungkan pada hari Senin.
Sebagaimana diwartakan oleh media setempat, pihak legislatif menargetkan proses persetujuan di kedua majelis dapat diselesaikan paling lambat pada hari Rabu mendatang tanpa hambatan berarti.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSenator Leila Barros selaku pelapor undang-undang tersebut menyatakan bahwa dirinya secara prinsip mendukung penuh teks asli dari rancangan aturan itu untuk melindungi kepentingan konsumen.
"Kita akan mempertahankan naskahnya, yang bisa kita lakukan adalah menambahkan inisiatif-inisiatif yang menarik," ujar Leila Barros sebagaimana dikutip dari laporan media.
Meskipun demikian, rencana penghapusan pajak ini menuai penolakan keras dari sektor industri dalam negeri yang khawatir terhadap dampak penurunan daya saing produk lokal.
Konfederasi Industri Nasional Brasil (CNI) memperkirakan bahwa pencabutan pajak tersebut dapat mengancam potensi produksi domestik hingga senilai 21,8 miliar real serta ratusan ribu lapangan pekerjaan pada tahun 2026.