Sebagaimana diwartakan, manajemen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akhirnya memberikan tanggapan resmi menyusul viralnya keluhan seorang nasabah di media sosial Threads terkait kendala transaksi perbankan. Kasus ini mencuat setelah pemilik akun @syauqinamaghfirah menceritakan pengalamannya ketika mengalami kesulitan saat hendak melakukan penarikan uang tunai di mesin ATM.
Alih-alih mendapatkan solusi penanganan teknis atas kendala kartunya, nasabah tersebut justru mendapati komentar bernada merendahkan dari salah satu pengguna lain di kolom percetakan media sosial. "Ga miskin tapi kampungan," tulis akun berinisial LPM yang belakangan diketahui publik teridentifikasi sebagai seorang Relationship Manager yang telah bekerja di bank pelat merah tersebut selama hampir enam tahun.
Menanggapi kegaduhan dunia maya yang menuai ribuan kecaman warganet, pihak Bank Mandiri melalui layanan pelanggan resminya langsung bergerak cepat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Manajemen perbankan pelat merah itu menegaskan komitmennya dalam menjaga kenyamanan nasabah serta langsung mengarahkan korban untuk segera menempuh jalur layanan aduan resmi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Perihal kendala tersebut Sahabat dapat menghubungi Mandiri Call 14000 atau jika sudah terhubung Livin" by Mandiri, Sahabat dapat menghubungi layanan Livin" Call by Mandiri Bebas Pulsa untuk dilakukan pengecekan status kartu terlebih dahulu," tulis perwakilan staf layanan Bank Mandiri merespons utas keluhan yang viral di platform digital.
Unggahan kekecewaan yang dibagikan oleh korban tersebut seketika memicu gelombang kritik pedas dari netizen setelah disebarluaskan kembali oleh berbagai akun informasi populer di Instagram. Publik menyoroti tajam etika kerja profesional dari oknum pegawai yang dinilai mencederai kredibilitas institusi keuangan perbankan BUMN tempatnya bekerja.