Berdasarkan laporan Kalbar Post, aktivitas warga di Desa Nanga Layung, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, lumpuh akibat kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan sangat parah dan tak kunjung diperbaiki.
Potret memprihatinkan tersebut viral di media sosial usai diunggah oleh akun Instagram imelia_sartika10, yang memperlihatkan kubangan lumpur pekat dan genangan air menutupi badan jalan hingga tak layak dilalui kendaraan.
"Yang aku tahu jalan Desa Nanga Layung ini tidak pernah bagus ya gaes, semakin tahun semakin hancur," keluh pemilik akun dalam rekaman video yang berhasil menyita perhatian ribuan warganet tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeIronisnya, wilayah Kabupaten Sintang dikenal sebagai daerah penghasil sumber daya alam yang melimpah seperti kelapa sawit dan komoditas tambang, namun masih menyisakan persoalan pelik terkait akses jalan dasar.
Sebagaimana diwartakan dalam laporan media, kondisi jalan yang berubah menjadi kubangan lumpur tersebut memaksa warga setempat harus berjalan kaki penuh perjuangan untuk melakukan aktivitas harian.
Dampak kerusakan infrastruktur ini dirasakan langsung oleh anak-anak sekolah, para petani yang hendak membawa hasil panen, hingga warga yang memerlukan akses darurat menuju fasilitas kesehatan.
Unggahan video itu mendapat atensi luas dari publik dengan raihan ribuan tanda suka serta ratusan komentar netizen yang menyoroti lambatnya penanganan dari pihak berwenang.
Sejumlah warganet bahkan menyinggung lokasi tersebut sebagai kawasan asal tokoh penting daerah, seraya membandingkan kondisi serupa yang juga terjadi di berbagai desa tetangga di wilayah Sintang.
Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah dapat segera turun tangan memberikan perhatian nyata dan melakukan perbaikan infrastruktur agar roda perekonomian warga Nanga Layung bisa kembali berputar normal.