Sebagaimana diberitakan oleh KoranSN, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran Polres untuk memperkuat deteksi dini, pencegahan, serta mitigasi terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan atau karhutla.
Instruksi penting tersebut disampaikan menyusul meningkatnya potensi kebakaran akibat kondisi cuaca kering di berbagai wilayah Sumatera Selatan yang memerlukan langkah antisipasi terpadu.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, arahan itu merupakan tindak lanjut dari evaluasi penanganan karhutla bersama Wakapolri melalui sarana virtual, di mana Polda Sumsel memaparkan sinergi bersama TNI, pemda, dan instansi terkait.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam keterangannya, Kapolda Sumsel menekankan bahwa penanganan karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman, melainkan harus mengutamakan pencegahan dan kesiapan sarana yang berkelanjutan.
Mengutip pernyataan Kapolda Sumsel, "Memang titik api tidak bisa kita tolak, tetapi bisa kita cegah dan kita mitigasi. Upaya-upaya yang dilaksanakan selama ini sudah berjalan cukup bagus, tinggal dijaga dan ditingkatkan pelaksanaannya."
Lebih lanjut, setiap informasi titik panas dari sistem pemantauan harus segera diverifikasi oleh command center dan ditindaklanjuti secara sigap oleh tim Satgas di lapangan guna mencegah kebakaran meluas.