Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Rumah di Banjar Indah Amblas,...
TEKNOLOGI

Rumah di Banjar Indah Amblas, Akademisi ULM Ungkap Penyebabnya

By Tomi Ali 2 min read 30 Agustus 2026
Rumah amblas di Banjar Indah picu sorotan akademisi ULM terkait faktor struktur tanah gambut

Rumah amblas di Banjar Indah picu sorotan akademisi ULM terkait faktor struktur tanah gambut

Berdasarkan laporan dari jejakrekam, insiden amblasnya sebuah bangunan dua lantai di kawasan Banjar Indah menyita perhatian publik. Akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyatakan bahwa peristiwa tersebut tidak dipicu oleh satu faktor tunggal saja.

Bangunan yang mengalami amblas diketahui telah berusia hampir tiga dekade dan berdiri di atas lahan tanah gambut dengan desain struktur panggung. Struktur bawah rumah ini mengandalkan rangka kayu, tongkat, suai, serta pancangan kayu galam.

Mengutip keterangan dari ahli, kayu galam sebenarnya memiliki ketahanan tinggi jika berada di bawah tanah dalam kondisi jenuh air. Namun, masalah kerentanan muncul apabila muka air tanah mengalami penurunan atau lahan gambut mengering.

"Bagian galam yang berada di zona pergantian basah dan kering menjadi lebih rentan mengalami pelapukan. Jika berlangsung lama, penampang kayu bisa berkurang dan kemampuan fondasi menopang beban juga ikut menurun," ujar akademisi ULM tersebut sebagaimana diwartakan jejakrekam.

Selain faktor usia bangunan dan kondisi lingkungan tanah, beban struktur secara keseluruhan turut menjadi catatan penting. Rumah dua lantai secara otomatis memikul beban yang lebih besar, terlebih jika terdapat penambahan ornamen atau elemen beton di kemudian hari.

"Apabila penambahan tersebut tidak disertai perhitungan terhadap struktur bawah, beban yang diterima tongkat serta pancangan bisa melampaui kemampuan awalnya," jelasnya lebih lanjut.

Aspek lain yang tidak boleh diabaikan adalah informasi mengenai adanya penggantian komponen suai sebelum insiden terjadi. Suai berfungsi menjaga kestabilan agar tongkat penyangga tidak mengalami pergeseran atau kemiringan.

Pemeriksaan mendalam diperlukan guna memastikan prosedur pemasangan, arah penyangga, serta kualitas material suai pengganti. Saat ini, kayu konstruksi berkualitas tinggi semakin sulit ditemukan di pasaran.

"Kayu baru belum tentu memiliki jenis, ukuran, umur, tingkat kekeringan, dan kekuatan yang setara dengan kayu lama," ungkapnya dalam laporan tersebut.

Kemunculan suara retakan, getaran, hingga penurunan struktur secara tiba-tiba mengindikasikan terjadinya kegagalan berantai pada bagian bawah bangunan. Kendati demikian, titik awal kerusakan belum dapat dipastikan secara spesifik tanpa investigasi mendalam.

Mengingat potensi pergerakan lanjutan yang masih mengancam, warga diimbau untuk mengosongkan area sekitar lokasi kejadian. Evaluasi menyeluruh oleh tenaga ahli struktur dan geoteknik sangat diperlukan sebelum melakukan langkah perbaikan apa pun.

Topics
banjar indah akademisi ulm rumah amblas tanah gambut konstruksi bangunan kayu galam
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.