Mantan prinsipal tim Haas Formula 1 Guenther Steiner meyakini Mercedes telah memberikan instruksi jelas kepada George Russell bahwa fokus utamanya pada sisa musim 2026 adalah mendukung kampanye juara Kimi Antonelli. Sepanjang paruh pertama musim ini, Russell mencatatkan 2 kemenangan Grand Prix sementara Antonelli mengamankan 6 kemenangan impresif.
Pembalap muda Italia tersebut kini memimpin klasemen sementara dengan koleksi 242 poin, sedangkan Russell berada di posisi kedua dengan raihan 183 poin, setara dengan Lewis Hamilton. Dinamika internal tim sempat menjadi sorotan ketika Russell diminta memberikan jalan kepada rekan setimnya itu pada balapan Grand Prix Belanda.
Meskipun sempat mempertanyakan instruksi tersebut lewat radio tim, Russell akhirnya mengalah dan finis di posisi ketiga di belakang Lando Norris serta Antonelli. Selepas balapan, pembalap Inggris berusia 28 tahun itu mengakui bahwa keputusan tersebut merupakan langkah tepat karena ban segar yang dimiliki rekan setimnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan siniar The Red Flags Podcast, Steiner menduga pembicaraan internal telah dilakukan selama liburan musim panas guna menetapkan aturan main baru di garasi tim. "Mereka mengatakan kepada Russell, jika diperlukan, kamu harus mendukung Kimi untuk memenangkan kejuaraan dunia dan ini misi musim ini," ujar Steiner.
Strategi Tim Mercedes Demi Gelar Juara Dunia F1 2026
Steiner menambahkan bahwa langkah tegas tersebut diperlukan agar tim tidak mengulangi kesalahan seperti yang dialami McLaren pada musim sebelumnya. Pengelolaan strategi yang matang dinilai krusial demi memastikan gelar juara dunia Formula 1 tahun ini tidak lepas dari genggaman tim asal Brackley tersebut.
Keputusan manajemen Mercedes dalam mengatur strategi pembalap memicu berbagai spekulasi di kalangan pengamat balap internasional. Toto Wolff selaku kepala tim sebelumnya menegaskan bahwa instruksi team order di Zandvoort tidak berkaitan langsung dengan perebutan gelar juara dunia.
Kendati demikian, para pengamat menilai bahwa persaingan ketat di papan atas klasemen menuntut efisiensi poin yang maksimal dari setiap seri balapan. Kimi Antonelli yang tampil konsisten sejak awal musim kini menjadi aset utama tim dalam perburuan titel prestisius tersebut.
Di sisi lain, George Russell tetap menunjukkan profesionalisme tinggi meski harus mengemban misi sebagai pendukung rekan setimnya. Konsistensi perolehan 183 poin membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu pembalap papan atas di grid Formula 1 musim ini.
Mercedes diprediksi akan terus memantau ketat situasi perebutan gelar juara dunia hingga seri pemungkas musim 2026. Keputusan taktis yang diambil oleh jajaran petinggi tim akan menjadi penentu kesuksesan pabrikan Jerman tersebut dalam mendominasi kasta tertinggi ajang balap mobil roda empat.