Cleveland Cavaliers resmi melepas pemain muda Cam Whitmore setelah merampungkan proses perekrutan mantan pemain Denver Nuggets, Peyton Watson, dalam bursa transfer NBA. Keputusan tersebut diambil manajemen klub untuk menyesuaikan struktur gaji tim serta menciptakan ruang finansial yang lebih fleksibel.
"The Cleveland Cavaliers telah melepas Cam Whitmore," ujar sumber internal liga kepada jurnalis HoopsHype Michael Scotto pada Jumat, 29 Agustus 2026.
Cam Whitmore yang merupakan pilihan ke-20 pada NBA Draft 2023 itu mencatatkan rata-rata 10,5 poin dengan akurasi tembakan 45 persen dari lapangan serta 35 persen dari garis tripoin selama 3 musim berkarier di kompetisi bola basket profesional Amerika Serikat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelum dilepas, pemain berusia muda tersebut tengah memasuki tahun terakhir dari kontrak rookie senilai 15 juta dolar AS yang membuatnya harus terdepan dari daftar skuad utama demi memuluskan langkah finansial klub setelah kedatangan pemain baru.
Strategi Finansial Cavaliers Lepas Kontrak Cam Whitmore
Keputusan manajemen Cavaliers untuk melepas Cam Whitmore didasari oleh kebutuhan klub dalam menghindari beban finansial yang terlalu berat pada aturan batas gaji liga. Langkah pemutusan kontrak ini menjadi solusi paling rasional bagi manajemen demi menjaga kestabilan neraca keuangan klub.
Analis ESPN Bobby Marks menjelaskan bahwa langkah pembebasan kontrak tersebut dirancang untuk memberikan keleluasaan bagi manajemen dalam mengelola batas gaji atau cap hold secara bertahap selama 3 tahun ke depan.
Sebelum bergabung ke Cleveland, pemain berposisi forward tersebut sempat berpindah beberapa klub dan kini memiliki kesempatan besar untuk membuktikan kualitas terbaiknya jika memutuskan bergabung dengan tim NBA lain di sisa bursa transfer.
Cleveland Cavaliers sendiri menatap musim kompetisi baru dengan target tinggi untuk kembali bersaing di papan atas Wilayah Timur setelah pada musim sebelumnya harus terhenti di babak final wilayah.