Kompetisi kasta tertinggi antarklub Eropa, Liga Champions, kembali bergulir dengan format fase liganya yang kini telah resmi terbentuk setelah pengundian babak baru. Seiring dengan berjalannya format inovatif ini, pertanyaan mendasar yang kerap muncul di benak para pencinta sepak bola adalah berapa banyak poin yang wajib dikumpulkan agar suatu tim bisa menghindari babak playoff dan melaju mulus langsung ke fase 16 besar, serta berapa batas minimal poin yang aman untuk bertahan di peringkat 24 besar.
Sebelum format baru ini resmi diterapkan pada musim perdana, lembaga statistik Opta sempat melakukan analisis mendalam melalui 50.000 kali simulasi komputer untuk memetakan peta kekuatan poin. Berdasarkan data tersebut, supercomputer menempatkan angka 15 poin sebagai target utama agar sebuah klub bisa menembus posisi delapan besar klasemen akhir. Perolehan lima kemenangan dalam delapan pertandingan itu diprediksi cukup untuk mengamankan tempat di 16 besar dalam 73 persen simulasi, sementara raihan 16 poin membuat peluang kelolosan melonjak drastis hingga 98 persen.
Namun, realita di atas lapangan hijau sepanjang dua musim terakhir menunjukkan dinamika kompetisi yang sedikit berbeda dari prediksi awal komputer. Mengutip laporan dari La Gazzetta dello Sport, musim perdana format baru langsung menaikkan standar kelolosan otomatis di mana Aston Villa harus mengamankan 16 poin untuk finis di peringkat kedelapan, sementara tim-tim tangguh seperti Real Madrid, Bayern Munich, hingga AC Milan yang mengantongi 15 poin justru harus puas melakoni babak playoff tambahan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTren kebutuhan poin tinggi ini kembali terulang pada musim berikutnya di mana Manchester City kembali membutuhkan tepat 16 poin untuk mengamankan posisi kedelapan sekaligus tiket langsung ke babak 16 besar. Sebaliknya, persaingan di zona bawah untuk mengamankan tiket playoff justru menunjukkan tren yang sedikit lebih longgar jika dibandingkan dengan tahun debutnya. Berdasarkan catatan data historis tersebut, para ahli menyimpulkan bahwa target aman untuk lolos otomatis adalah 16 poin, sedangkan sembilan hingga sebelas poin sudah cukup untuk mengamankan zona playoff.