Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghindari penciptaan kekacauan serta menyatakan berbagai persoalan dapat diselesaikan melalui jalur dialog dan pelaksanaan nota kesepahaman.
Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah acara di Tehran yang dikutip oleh Kantor Berita Mehr, menegaskan bahwa langkah diplomatik menjadi kunci utama.
"Jika kita melanjutkan melalui dialog dan berdasarkan memorandum kesepahaman, kita akan menyelesaikan masalah dan mengamankan hak-hak kita," ujar Pezeshkian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeIa menambahkan bahwa tindakan Trump agar tidak menciptakan kekacauan serta sikap Israel agar tidak memicu ketidakamanan sangat penting bagi kepentingan negara, kawasan, serta dunia.
Iran Tegaskan Kesiapan Hadapi Agresi dan Isu Domestik
Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya tidak menyukai perang namun siap memberikan tanggapan tegas terhadap setiap bentuk serangan maupun agresi militer.
"Kami tidak menyukai perang, tetapi kami akan berdiri dengan kekuatan melawan agresi dan membela diri," ucapnya sembari menekankan tekad bulat bangsa Iran.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menuding Israel berupaya menabur perpecahan di antara negara-negara Muslim yang menurutnya dapat digagalkan melalui peningkatan persatuan.
Terkait masalah domestik, Pezeshkian menetapkan bahwa pemeliharaan produksi industri selama musim dingin mendatang adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar.