Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Bursa Efek Indonesia Kebanjiran...
EKONOMI

Bursa Efek Indonesia Kebanjiran Calon Emiten Baru, Tujuh Perusahaan Antre IPO

By Asep Firdaus 2 min read 30 Agustus 2026
Tujuh perusahaan antre IPO di Bursa Efek Indonesia dengan dua di antaranya memiliki aset jumbo

Tujuh perusahaan antre IPO di Bursa Efek Indonesia dengan dua di antaranya memiliki aset jumbo

Bursa Efek Indonesia atau BEI kembali bersiap menyambut gelombang emiten baru seiring adanya antrean perusahaan yang ingin melantai di pasar modal.

Berdasarkan laporan dari media Suara.com, terdapat sebanyak tujuh perusahaan yang saat ini sedang mengantre untuk melaksanakan Initial Public Offering atau IPO.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihindalam keterangannya di Jakarta menyampaikan bahwa dari total tujuh perusahaan tersebut, terdapat variasi ukuran aset yang cukup beragam sesuai klasifikasi POJK.

Mengutip keterangan resmi dari pejabat bursa, tercatat tiga perusahaan memiliki skala aset besar di atas Rp250 miliar, dua perusahaan beraset menengah antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, serta dua perusahaan beraset kecil di bawah Rp50 miliar.

Lebih lanjut diungkapkan, "Hingga saat ini, terdapat tujuh perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," demikian pernyataan yang dikutip dari laporan Suara.com.

Dari segi sektoral, komposisi perusahaan yang masuk dalam antrean IPO tersebut didominasi oleh sektor kesehatan sebanyak empat perusahaan, disusul satu perusahaan dari sektor barang konsumen primer, satu dari sektor energi, serta satu dari sektor industri.

Sementara itu, hingga 28 Agustus 2026, BEI mencatat sudah ada tujuh perusahaan yang sukses melangsungkan IPO dengan total perolehan dana mencapai Rp2,16 triliun, sehingga total emiten tercatat di pasar modal Indonesia kini menembus angka 963 perusahaan.

Topics
bursa efek indonesia bei ipo saham pasar modal ekonomi bisnis
Jurnalis Ekonomi & Bisnis

Asep Firdaus adalah jurnalis yang mengkhususkan diri dalam bidang ekonomi dan bisnis. Ia memiliki pemahaman yang baik tentang dinamika pasar, kebijakan ekonomi, dan perkembangan industri, serta mampu menyajikannya dengan bahasa yang jelas dan mudah dicerna.