Sebagaimana diwartakan dalam laporan Bandung Berita, Kepolisian Daerah Jawa Barat atau Polda Jabar mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun ajakan mobilisasi yang masif beredar di media sosial menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan kepolisian, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H. mengingatkan publik agar lebih bijak dalam menyaring setiap kabar yang diterima, khususnya ajakan mengikuti aksi yang sumber serta tujuannya belum jelas kebenarannya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah termakan ajakan mobilisasi yang belum jelas. Jangan hanya karena menerima informasi di media sosial kemudian langsung ikut menyebarkan atau mengikuti ajakan tersebut. Pastikan terlebih dahulu kebenaran dan sumber informasinya," ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan dalam keterangannya yang dikutip dari laporan Bandung Berita.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut, pihak kepolisian menegaskan bahwa menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang wajib dihormati dan dilindungi undang-undang. Kendati demikian, pelaksanaannya harus tetap mematuhi koridor hukum, menjaga ketertiban umum, serta tidak sampai mengganggu keamanan dan aktivitas masyarakat luas.
"Silakan menyampaikan aspirasi, tetapi lakukan dengan cara yang damai, tertib dan bertanggung jawab. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk melakukan provokasi ataupun tindakan yang dapat merugikan masyarakat," tambahnya sebagaimana diwartakan.
Mengutip laporan media setempat, Kombes Pol. Hendra juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat kondusivitas wilayah Jawa Barat dengan mengedepankan dialog serta menolak terpengaruh isu liar yang belum terverifikasi kevalidannya.
"Jawa Barat adalah milik kita bersama. Mari kita jaga dan rawat bersama. Saring sebelum sharing, jangan mudah terprovokasi, dan apabila menemukan informasi yang mencurigakan, jangan langsung dipercaya maupun disebarluaskan," pungkasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Polda Jabar memastikan bakal terus mengoptimalkan pengamanan serta pelayanan publik secara profesional guna menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, terkendali, dan kondusif.