Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Aom Kusman Kartanagara,...
BERITA

Profil Aom Kusman Kartanagara, Aktor, Pelawak, dan Pembawa Acara Senior Indonesia

By Septy Nusaira Gehntari 3 min read 28 Agustus 2026
Potret Aom Kusman Kartanagara, seniman multitalenta dan aktor senior asal Indonesia.

Potret Aom Kusman Kartanagara, seniman multitalenta dan aktor senior asal Indonesia.

Aom Kusman Kartanagara (lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 24 Juni 1946; wafat di Bandung, Jawa Barat, 23 Desember 2011) adalah seorang aktor, pelawak, dan pembawa acara senior Indonesia. Beliau dikenal luas sebagai salah satu tokoh sentral yang konsisten mengangkat budaya dan identitas lokal Sunda ke panggung hiburan nasional arus utama.

Perjalanan karier beliau di dunia seni peran, lawak, dan pertelevisian nasional berlangsung lintas dekade dengan konsistensi yang kuat pada pelestarian tradisi. Melalui keterlibatannya dalam berbagai film komedi populer dan program televisi, Aom Kusman berhasil membawa dialek serta humor khas Sunda masuk ke dalam bioskop dan layar kaca Indonesia.

Latar belakang pendidikan beliau bermula dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran yang dimasuki pada tahun 1965 sebelum akhirnya memilih jalur kesenian sebagai panggilan hidup. Beliau tergabung dalam grup lawak legendaris De'Kabayan bersama rekan-rekan seangkatannya yang mengukuhkan eksistensi seniman Sunda terkemuka.

Artikel ini akan mengupas secara mendalam mengenai latar belakang kehidupan, riwayat pendidikan, perjalanan karier di dunia seni peran, hingga pencapaian dan warisan penting yang ditinggalkan oleh Aom Kusman bagi perkembangan industri hiburan di tanah air.

Latar Belakang dan Awal Karier

Aom Kusman Kartanagara lahir di Sukabumi, Jawa Barat, pada tanggal 24 Juni 1946, dari lingkungan masyarakat yang menghargai nilai-nilai tradisi Sunda. Asal-usul dan masa kecil di Jawa Barat membentuk kedekatan emosional serta pemahaman mendalam terhadap karakter dan dialek lokal yang kemudian menjadi ciri khas dalam karya-karyanya.

Riwayat pendidikan formal beliau mencakup masa perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran yang dimulai pada tahun 1965. Meskipun mengenyam pendidikan tinggi di bidang hukum, minat dan bakat seni yang besar mengarahkan beliau untuk mendedikasikan diri pada dunia panggung dan seni pertunjukan.

Memulai langkah di dunia seni setelah masa kuliah, Aom Kusman bergabung dalam grup lawak legendaris De'Kabayan pada era 1970-an hingga 1980-an. Bersama rekan-rekan seperti Kang Ibing, Ujang, Sofyan Hargono, dan Suryana Fatah, beliau mulai membangun fondasi kuat sebagai seniman panggung yang diperhitungkan.

Pengalaman awal di panggung lawak tersebut menjadi batu loncatan yang sangat penting dalam transisi beliau menuju industri perfilman layar lebar nasional dan dunia pertelevisian yang lebih luas pada dekade-dekade berikutnya.

Karier, Peran, dan Pencapaian

Perjalanan karier Aom Kusman mencapai puncak popularitas di perfilman layar lebar pada periode 1989 hingga 1991 melalui berbagai film komedi populer. Beliau aktif membintangi karya-karya sinema yang menonjolkan karakter khas Sunda seperti "Si Kabayan Saba Kota" (1989), "Si Kabayan dan Gadis Kota" (1989), "Di Sana Senang Di Sini Senang" (1990), serta "Catatan Si Emon" (1991).

Selain sukses di dunia film, nama Aom Kusman semakin melambung di seluruh Indonesia ketika memandu kuis televisi paling populer pada masanya, yaitu kuis "Siapa Dia?" yang ditayangkan di TVRI Jakarta antara tahun 1992 hingga 1998. Peran ini menetapkan standar baru bagi profesi presenter televisi yang mengandalkan kecerdasan verbal dan improvisasi komedi.

Kontribusi besar beliau diakui secara luas oleh para budayawan dan rekan seprofesi, termasuk Didi Petet, yang mencatat bahwa konsistensi Aom Kusman sebagai seniman multitalenta--baik sebagai aktor, pelawak, penyanyi, maupun pembawa acara--menjadi tolok ukur keteladanan bagi generasi seniman berikutnya.

Hingga akhir hayatnya, beliau terus aktif berkarya dalam berbagai serial televisi dan film layar lebar sebelum wafat pada tanggal 23 Desember 2011 di Bandung akibat komplikasi diabetes, meninggalkan warisan abadi sebagai ikon seni pertunjukan nasional.

Topics
aom kusman tokoh indonesia aktor indonesia pelawak senior budaya sunda perfilman nasional
Jurnalis & Analis

Septy Nusaira Gehntari adalah jurnalis yang memiliki ketajaman analisis dalam berbagai isu. Ia dikenal dengan pendekatan humanis dalam menulis dan kemampuannya menyajikan berita kompleks menjadi mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.