Sebagaimana diberitakan, Menteri Lingkungan Hidup atau Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI. Asosiasi pengusaha tersebut dinilai berhasil memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
Menurut Jumhur, pemerintah tidak mungkin dapat bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman karhutla yang kerap melanda. Oleh karena itu, sektor dunia usaha terutama perkebunan kelapa sawit memegang peranan vital dalam memperkuat tingkat kesiapsiagaan di dalam wilayah konsesi maupun kawasan sekitarnya.
Mengutip pernyataan Menteri LH saat acara Percepatan Pengendalian Kebakaran Lahan di Kalsel, pihaknya memuji langkah konkret yang telah dijalankan oleh para pengusaha sawit. "Ya, sangat bagus apa yang disampaikan kawan-kawan GAPKI. Tadi sudah ngobrol panjang lebar, sudah ada langkah yang dilakukan," ungkap Jumhur.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut dijelaskan bahwa GAPKI telah mendorong seluruh anggotanya agar tidak hanya berfokus mengamankan area konsesi masing-masing, tetapi juga sigap turun tangan membantu masyarakat sekitar yang terdampak bencana kebakaran lahan.
Berdasarkan laporan media, Ketua GAPKI Pusat Eddy Martono menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan anggota telah diwajibkan menyediakan sarana prasarana pemadaman yang memadai, mulai dari embung, menara api, kamera pengawas, hingga pembentukan brigade khusus pencegahan kebakaran.
Pemerintah berharap sinergi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat ini dapat terus menjaga kondisi lingkungan tetap terkendali serta mengantisipasi potensi karhutla secara berkelanjutan.