Lando Norris berkomitmen penuh melanjutkan kariernya bersama McLaren setelah menandatangani kontrak baru berdurasi jangka panjang yang akan mengikatnya hingga akhir musim 2030. Pembalap berusia 26 tahun tersebut pertama kali bergabung dengan McLaren pada 2017 sebagai pebalap uji coba sebelum promosi ke kursi balap utama pada 2019.
Selama membela panji tim asal Woking tersebut, Lando Norris telah mengoleksi total 13 kemenangan Grand Prix, 18 pole position, 48 podium, serta gelar juara dunia Formula 1 pertamanya pada musim 2025. Perpanjangan kontrak ini memastikan bahwa Norris akan menghabiskan masa bakti hingga 12 tahun bersama McLaren saat usianya menginjak 31 tahun.
Keputusan bertahan di McLaren didasari oleh rasa kenyamanan serta kedekatan emosional dengan seluruh anggota tim ketimbang sekadar mengejar hasil instan di lintasan balap. Sepanjang kariernya, ia mencatatkan rekor start terbanyak untuk McLaren dengan raihan 163 penampilan Grand Prix sejak debut profesionalnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePembicaraan mengenai kontrak baru ini sudah dimulai sejak akhir musim lalu setelah dirinya sukses mengamankan gelar juara dunia Formula 1 2025 di Abu Dhabi. Diskusi tersebut berjalan lancar tanpa terpengaruh oleh berbagai kendala teknis yang sempat dialami tim pada awal seri balapan musim ini.
Ambisi Lando Norris Jadikan McLaren Rumah Selamanya
CEO McLaren Zak Brown menyambut antusias kesepakatan baru ini dan memuji perjalanan luar biasa sang pembalap bersama tim dalam era kebangkitan papaya. Kontribusi besar Lando Norris dinilai menjadi pilar penting di balik keberhasilan McLaren meraih gelar juara konstruktor secara beruntun pada 2024 dan 2025.
Team Principal McLaren Andrea Stella turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas kepribadian dan kecepatan natural yang dimiliki oleh pembalap andalan mereka tersebut. Keberadaan Lando Norris bersama rekan setimnya Oscar Piastri memberikan stabilitas jangka panjang yang sangat dibutuhkan McLaren dalam persaingan ketat ajang Formula 1.
Lando Norris menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk berpindah ke tim lain karena sudah menemukan lingkungan kerja yang paling ideal di McLaren. Stabilitas kontrak jangka panjang ini memberikan ketenangan mental baginya untuk fokus sepenuhnya mengejar performa terbaik di atas lintasan.
Hubungan profesional yang terjalin erat dengan Zak Brown dan Andrea Stella menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya mantap meneken kontrak jangka panjang. Kepemimpinan tegas dari para petinggi tim tersebut selalu mampu mendorong kapasitas maksimalnya sebagai seorang atlet profesional.
Saat ini, Lando Norris masih berjuang memangkas selisih 83 poin dari pemuncak klasemen sementara Kimi Antonelli dalam perburuan gelar juara dunia musim ini. Momentum positif usai kemenangan di Grand Prix Zandvoort menjadi modal berharga bagi sang juara bertahan untuk melanjutkan tren kemenangan.
Kepastian masa depan Lando Norris hingga 2030 membuat susunan pembalap utama McLaren tetap solid dan kompetitif dalam menghadapi regulasi baru di masa mendatang. Tim dipastikan dapat fokus sepenuhnya mengembangkan mobil tanpa terganggu spekulasi bursa transfer pembalap dalam beberapa tahun ke depan.