Sebagaimana diwartakan oleh FOCUS online, armada kapal perang Rusia secara mengejutkan kembali muncul di perairan Laut Mediterania setelah sempat absen selama beberapa pekan terakhir. Berdasarkan laporan portal berita Forsal asal Polandia, kelompok kapal tempur tersebut terdeteksi melewati pesisir Atlantik Spanyol dan bergerak menuju Selat Gibraltar.
Mengutip informasi dari laporan media tersebut, konvoi kapal Rusia yang dikerahkan mencakup kapal pemburu kapal selam Admiral Levchenko dari Armada Utara, dua unit kapal tanker yakni General Skobielev dan Akademik Pashin, serta sebuah kapal angkut logistik bernama Sparta. Para pengamat militer memperkirakan seluruh armada ini telah merangsek masuk ke kawasan Mediterania untuk menguji dinamika keamanan regional.
Berdasarkan analisis intelijen pertahanan, pelayaran kapal pengangkut Sparta secara resmi mencantumkan Pelabuhan Port Said di Mesir sebagai tujuan akhir mereka. Kendati demikian, berbagai sumber militer menduga kuat bahwa rute tersebut berpotensi dialihkan menuju fasilitas pangkalan angkatan laut Rusia di Tartus, Suriah, demi mempertahankan pengaruh strategis Moskow pasca jatuhnya rezim Assad.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut, kembalinya kehadiran militer laut Moskow ini mengakhiri masa kekosongan operasional selama hampir dua bulan di kawasan tersebut, yang tercatat sebagai rekor absen terpanjang dalam satu dekade terakhir. Menurut ulasan UK Defence Journal, langkah taktis ini diambil agar pihak NATO tidak memandang absennya kapal Rusia sebagai bentuk mundurnya kekuatan maritim mereka secara permanen.