Tesla Model 3 kini mencatatkan peningkatan jarak tempuh signifikan di pasar Eropa berkat penggantian komponen ban jenis baru. Berdasarkan pembaruan pada konfigurator resmi, sedan listrik andalan pabrikan asal Amerika Serikat tersebut kini mampu menempuh jarak hingga 572 km, meningkat dari sebelumnya yang berada di angka 534 km.
Peningkatan jarak tempuh sejauh 38 km tersebut berhasil diraih tanpa melakukan perubahan apa pun pada kapasitas baterai kendaraan. Efisiensi ini didapatkan berkat penurunan tingkat konsumsi energi yang turun dari 13 kWh menjadi 12.2 kWh per 100 km, yang dipicu oleh penggunaan ban dengan hambatan gulir rendah atau low rolling resistance.
Melalui akun resmi X milik Tesla Eropa, pihak perusahaan mengonfirmasi bahwa pembaruan spesifikasi ini langsung mendongkrak performa efisiensi kendaraan. "Model 3 kini hadir dengan jangkauan 572 km dari sebelumnya 534 km berkat ban baru," tulis akun resmi Tesla Eropa dalam unggahannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLaporan dari kawasan Eropa menyebutkan bahwa ban baru yang disematkan kemungkinan besar merupakan produk spesifikasi hambatan gulir rendah dari merek Giti. Ban tersebut mulai dipasangkan pada unit Model 3 untuk pasar setir kiri di berbagai negara benua biru tersebut.
Penjualan dan Garansi Tesla di Pasar Australia
Meskipun saat ini penerapan ban baru masih berfokus di pasar Eropa, peluncuran spesifikasi serupa diprediksi bakal segera merambah ke pasar internasional lainnya sebelum akhir tahun 2026. Sementara itu, untuk pasar Australia, Tesla Model 3 varian dasar masih mempertahankan jarak tempuh bawaan sebesar 520 km pada siklus WLTP dengan harga mulai dari 55.900 dolar Australia.
Di tengah inovasi efisiensi yang digulirkan di Eropa, performa penjualan lini kendaraan listrik Tesla di Australia menunjukkan tren yang cukup bervariasi sepanjang tahun 2026. Tercatat sebanyak 3.326 unit Model 3 berhasil terjual di Australia, sementara model SUV Tesla Model Y justru mengalami lonjakan permintaan hingga melampaui 25.000 unit pada akhir Juli.
Berbeda dengan wilayah lain, seluruh pembelian unit baru Model 3 dan Model Y di Australia mendapatkan penawaran khusus berupa garansi pabrikan selama 5 tahun tanpa batasan kilometer. Kebijakan garansi ini mengalami peningkatan dari durasi sebelumnya yang hanya menawarkan perlindungan selama 4 tahun atau 80.000 kilometer.
Tingginya minat konsumen terhadap kendaraan listrik di Australia juga dipengaruhi oleh faktor fluktuasi harga bahan bakar fosil konvensional dalam beberapa waktu terakhir. Para diler otomotif besar di negara tersebut melaporkan bahwa sebagian besar pembeli kendaraan listrik tidak memiliki niat untuk kembali beralih menggunakan mobil bermesin pembakaran internal.
Selain itu, kehadiran varian baru seperti Model 3 Premium Long Range RWD yang diluncurkan pada kuartal keempat tahun 2025 turut memperkaya opsi bagi konsumen dengan menawarkan jarak tempuh lebih dari 750 km. Varian jarak jauh tersebut dipasarkan dengan banderol mulai dari 61.900 dolar Australia sebelum memperhitungkan biaya on-the-road.
Langkah konsisten yang diambil oleh Tesla dalam memperbarui efisiensi dan spesifikasi kendaraan tanpa menaikkan kapasitas baterai membuktikan komitmen perusahaan terhadap teknologi ramah lingkungan. Inovasi sederhana seperti pemilihan kompon ban yang tepat terbukti mampu memberikan dampak besar terhadap performa jarak tempuh kendaraan listrik global.