Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menangani dampak banjir bandang dengan menerjunkan tiga unit alat berat ke kawasan Batang Guo, Kelurahan Kuranji, Kota Padang. Pengerahan ekskavator ini dilakukan sejak Selasa malam untuk membersihkan material sisa banjir sekaligus membuka kembali akses jalan warga yang sempat terputus.
Berdasarkan laporan, operasi darurat tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, setelah meninjau lokasi bencana. Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumbar mengerahkan dua unit ekskavator, sementara Pemko Padang menyuplai satu unit tambahan.
Kepala Dinas SDABK Sumbar, Rifda Suriani, menyatakan bahwa timnya bekerja maraton untuk mengembalikan aliran sungai yang sempat berpindah jalur akibat arus deras. "Sesuai arahan Bapak Gubernur, ketiga alat berat sudah bekerja sejak tadi malam untuk membersihkan material penghambat agar air tidak meluap ke badan jalan," ujar Rifda.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut laporan media, normalisasi sungai ini menjadi langkah krusial untuk meminimalisir risiko banjir susulan serta mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat. Selain perbaikan infrastruktur, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak dan berkomitmen mempercepat pemulihan hingga kondisi kembali stabil.