Aparat Kepolisian Nasional Spanyol berhasil mengamankan 12 migran asal Maroko menyusul insiden penyerangan brutal terhadap sebuah kendaraan milik militer. Sebagaimana diwartakan oleh media La Vanguardia, aksi penyergapan tersebut terjadi di kawasan Benzú, Ceuta, dan menyebabkan empat prajurit dari Grupo de Regulares número 54 mengalami luka-luka.
Berdasarkan laporan kepolisian, insiden bermula sekitar pukul 05.30 dini hari ketika kendaraan taktis militer tersebut melintas menuju pos pengamanan. Sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah antara 30 hingga 40 orang tiba-tiba keluar dari persembunyiannya, mengepung kendaraan, dan menghujaninya dengan lemparan batu besar hingga mengalami kerusakan parah.
Mengutip keterangan dari pihak berwajib, keempat prajurit sempat menyelamatkan diri dengan berlari meninggalkan kendaraan, namun massa tetap melanjutkan aksi kekerasan menggunakan kayu dan batu. Unit Pencegahan dan Reaksi (UPR) kepolisian segera diterjunkan ke lokasi untuk memberikan bantuan sekaligus mengamankan situasi di sekitar tempat kejadian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeHingga saat ini, pihak kepolisian telah mencatat 12 orang tersangka yang ditangkap dan akan segera diserahkan kepada pihak keadilan dalam waktu dekat. Penyelidikan lanjutan terus dikembangkan karena aparat menduga masih ada pelaku lain yang terlibat dalam aksi penyerangan kelompok migran tersebut.