Paris Saint-Germain terhindar dari kekalahan berkat gol dramatis pada masa injury time saat menghadapi Lille dalam lanjutan kompetisi Ligue 1 2026. Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut memaksa Paris Saint-Germain bermain imbang 2-2 untuk kedua kalinya secara beruntun.
Lille sempat memimpin melalui dua gol yang tercipta berkat assist penyerang berpengalaman Olivier Giroud pada menit-menit krusial. Hakon Haraldsson membuka keunggulan lebih dulu lewat tendangan jarak jauh dari jarak 20 yard pada babak pertandingan.
Memasuki menit ke-84, debutan Dilane Bakwa memperlebar keunggulan Lille menjadi 2-0 lewat sepakan terarah yang menghujam pojok gawang Paris Saint-Germain. Gol tersebut membuat Lille berada di ambang kemenangan kedua di bawah arahan manajer Davide Ancelotti.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeNamun, Paris Saint-Germain bangkit melalui tendangan jarak jauh Vitinha pada menit ke-91 yang bersarang di sudut atas gawang Lille. Marquinhos kemudian memastikan hasil imbang 2-2 setelah menanduk umpan silang pada menit ke-95.
Perjalanan Pertandingan dan Kondisi Skuad Paris Saint-Germain
Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique menurunkan kiper Matvei Safonov meskipun sang penjaga gawang sempat mengalami cedera leher dan wajah saat melakukan pemanasan. Safonov harus mendapat perawatan di lapangan selama beberapa menit akibat benturan dengan staf pelatih.
Pada pekan sebelumnya di Ligue 1, Paris Saint-Germain juga sempat tertinggal 2-0 dari Rennes sebelum akhirnya membalas dan menyamakan kedudukan. Juara bertahan Ligue 1 ini tercatat belum pernah meraih kemenangan di kompetisi domestik sejak awal musim.
Sebelumnya, Paris Saint-Germain sempat menelan kekalahan tipis 0-1 dari Lens pada ajang Trophee des Champions namun berhasil mengalahkan Aston Villa 2-1 di Piala Super UEFA. Hasil imbang melawan Lille menunjukkan lini serang Paris Saint-Germain masih memiliki ketajaman di menit akhir.
Manajer Davide Ancelotti menerapkan formasi 4-2-3-1 untuk meredam pergerakan skuad Paris Saint-Germain yang turun dengan formasi 4-3-3 di bawah arahan Luis Enrique. Upaya pertahanan Lille akhirnya bobol setelah lini belakang lengah menghadapi tekanan di injury time.