Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Fenomena Gerhana Bulan Total Warnai...
TEKNOLOGI

Fenomena Gerhana Bulan Total Warnai Langit Sejumlah Negara

By Tomi Ali 2 min read 30 Agustus 2026
Fenomena gerhana bulan blood moon hiasi langit malam di berbagai negara

Fenomena gerhana bulan blood moon hiasi langit malam di berbagai negara

Fenomena gerhana bulan sebagian terjadi pada awal pagi hari di berbagai wilayah lintas Benua Amerika dan Eropa dengan menampilkan pemandangan menakjubkan di langit malam. NASA melaporkan sekitar 96 persen dari piringan bulan melewati bayangan umbra bumi sehingga hampir mencapai fase gerhana bulan total.

Peristiwa langit tersebut dikenal luas sebagai blood moon karena bayangan bumi memantulkan cahaya kemerahan dan tembaga yang redup pada permukaan bulan. Astronomi Ireland menyatakan fenomena blood moon ini menjadi tontonan gerhana bulan terbaik di Irlandia sebelum penutupan tahun pada 31 Desember 2028.

Kendati demikian, kondisi cuaca di beberapa wilayah Eropa kurang mendukung karena tertutup awan tebal sehingga menghambat pemandangan masyarakat setempat. Sejumlah kota besar di berbagai belahan dunia justru menyajikan panorama langit malam yang sangat jelas dan memukau.

Berbagai potret menarik tertangkap kamera di berbagai belahan dunia, mulai dari Kansas City, Mexico City, hingga monumen bersejarah Colosseum di Roma. Pesona gerhana bulan ini juga terlihat berdampingan dengan stadion NFL, jembatan ikonik di New Orleans, serta penerbangan pesawat komersial.

Keindahan Visual Fenomena Blood Moon di Berbagai Belahan Dunia

Pemandangan bulan merah terlihat jelas saat terbit di dekat balai kota Kansas City serta monumen Independence Angel di Mexico City. Warga di berbagai negara memanfaatkan momen langka tersebut untuk mengabadikan detik-detik pergerakan bayangan bumi pada satelit alami tersebut.

Di Lisbon, Portugal, siluet pesawat komersial LATAM Airlines Boeing 777 tampak mendekati landasan di tengah latar belakang langit gerhana. Pemandangan serupa juga terlihat di Salvador, Brasil, ketika bulan naik perlahan di balik pohon kelapa di negara bagian Bahia.

Washington DC turut menyuguhkan pemandangan unik ketika bayangan gerhana bulan sebagian berpadu dengan tiang bendera Amerika Serikat. Pengamat astronomi di berbagai belahan dunia antusias menyaksikan fenomena alam yang memperlihatkan gradasi warna khas pada piringan bulan.

Meskipun sebagian wilayah tertutup awan mendung seperti di Irlandia, dokumentasi fotografi global berhasil merekam detail perubahan warna bulan dengan sangat apik. Peristiwa astronomi ini sekaligus memperkaya catatan pengamatan antariksa internasional sepanjang tahun 2026.

Topics
gerhana bulan blood moon nasa astronomi fenomena alam amerika eropa bulan merah
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.