Inter Milan resmi melepas gelandang Kristjan Asllani dengan status pinjaman ke klub Liga Pro UEA Al Jazira Club pada bursa transfer musim panas 2026. Keputusan ini diambil setelah pemain Timnas Albania tersebut gagal mengamankan tempat reguler di skuad utama Nerazzurri.
Pemain berusia 24 tahun itu bergabung dengan Inter Milan pada musim panas 2022 dari Empoli dengan total nilai transfer mencapai 15,7 juta euro. Selama berseragam Inter, Asllani tercatat tampil dalam 99 pertandingan dengan menyumbangkan 4 gol dan 5 assist di berbagai ajang kompetisi.
Kendati memiliki awal karier menjanjikan, Asllani kesulitan meyakinkan jajaran pelatih mulai dari Simone Inzaghi hingga Cristian Chivu. Musim lalu, ia bahkan sempat dipinjamkan ke Torino sebelum pindah ke Besiktas pada jendela transfer Januari.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKontrak Asllani bersama Inter sebenarnya masih berlaku hingga Juni 2028 mendatang. Manajemen klub awalnya berharap dapat menjual sang gelandang secara permanen untuk menambah anggaran belanja pemain, namun minimnya peminat membuat opsi peminjaman menjadi jalan keluar terakhir.
Status Peminjaman Tanpa Opsi Pembelian Permanen
Al Jazira Club memperkenalkan Kristjan Asllani sebagai rekrutan baru bernomor punggung 23 melalui pengumuman resmi klub pada Jumat, 29 Agustus 2026. Kehadiran gelandang tim nasional Albania ini diharapkan mampu memperkuat lini tengah tim asal Uni Emirat Arab tersebut.
Berdasarkan laporan yang ada, kesepakatan transfer ini merupakan peminjaman murni tanpa menyertakan opsi pembelian permanen di akhir musim. Situasi tersebut membuka kemungkinan bagi Inter Milan untuk kembali mendiskusikan masa depan sang pemain pada tahun depan.
Sepanjang kariernya bersama raksasa Liga Italia tersebut, performa Asllani belum mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang disematkan sejak kedatangannya dari Empoli empat tahun lalu. Manajemen klub kini berharap masa peminjaman ini dapat mengembalikan performa terbaik sang pemain di lapangan.
Langkah melepas Asllani juga menjadi bagian dari upaya restrukturisasi skuad Inter Milan musim ini guna mengoptimalkan komposisi tim. Tantangan baru kini menanti sang gelandang untuk membuktikan kualitasnya di kompetisi sepak bola Timur Tengah.