Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menunjukkan komitmen serius dalam menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat di awal tahun ini. Langkah taktis tersebut diperkuat langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual.
Sebagaimana diwartakan, rapat strategis nasional yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol. Tomsi Tohir, tersebut membahas langkah konkret mengantisipasi gejolak harga kebutuhan pokok. Menanggapi arahan tersebut, Ahmad Fadly menegaskan bahwa sinergi lintas sektor antara pusat dan daerah adalah kunci utama.
Menurut laporan dari pihak pemerintah daerah, Ahmad Fadly telah menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah terkait agar segera mengoptimalkan kerja sama antar-daerah. "Kerja sama ini difokuskan pada distribusi komoditas pangan yang surplus di Tanah Datar, seperti beras dan cabai, ke wilayah lain yang membutuhkan," ujar Ahmad Fadly dalam keterangannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLangkah strategis ini tidak hanya bertujuan menjaga pasokan, tetapi juga memenuhi indikator penilaian Tim Pengendalian Inflasi Daerah Award. Kabag Perekonomian Tanah Datar, Franky Adhitama, menambahkan bahwa kerja sama antar-daerah sangat krusial dalam mengendalikan Indeks Harga Konsumen agar tetap stabil.
Selain fokus pada pengendalian inflasi, rapat koordinasi tersebut juga menyoroti percepatan realisasi program perumahan nasional melalui bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. Berdasarkan laporan, Pemkab Tanah Datar telah mengajukan total 1.762 unit rumah untuk mendukung program perumahan bagi masyarakat.
Perkembangan program perumahan tersebut menunjukkan progres positif di mana sebanyak 142 unit telah dialokasikan pada tahap pertama dan kini menunggu Surat Keputusan penetapan penerima. Sementara itu, 165 unit lainnya masih berada dalam tahap verifikasi data yang intensif.
Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir meminta seluruh kepala daerah untuk tidak mengendurkan pengawasan terhadap harga pasar serta rutin melaporkan perkembangan program perumahan. Pertemuan virtual tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian, Dinas KUKMP, Bapenda, Dinas Pangan dan Perikanan, serta Dinas Perkim LH Tanah Datar.