Berdasarkan laporan media The Standard, Raja Charles III menyampaikan penghormatan terakhir serta duka cita mendalam atas wafatnya Raja Norwegia King Harald V yang tutup usia pada umur 89 tahun. Sang Raja Norwegia tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat pagi waktu setempat.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Buckingham Palace, Raja Charles mengenang mendiang sebagai sepupu sekaligus sahabat yang sangat dicintai. "Ini adalah kesedihan yang amat mendalam ketika saya dan istri mengetahui wafatnya sepupu terkasih saya, Raja Harald V dari Norwegia," ujar Raja Charles sebagaimana dikutip dari laporan.
Selama masa kepemimpinannya selama 35 tahun, King Harald V dikenal sebagai sosok pemimpin yang berdedikasi tinggi serta membimbing Norwegia melewati berbagai perubahan besar dengan penuh kehangatan dan kerendahan hati. Kepergian sang penguasa meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi rakyat Norwegia tetapi juga bagi keluarga kerajaan Inggris.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeHubungan antara Inggris dan Norwegia sendiri dikenal sangat erat secara historis maupun kekerabatan keluarga. Sebagaimana diwartakan, Inggris merupakan salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Norwegia pada tahun 1905, di mana ikatan tersebut semakin diperkuat selama masa Perang Dunia Kedua.
King Harald V lahir di Asker dekat Oslo pada tahun 1937 dan menjadi raja tertua di Eropa saat akhir hayatnya setelah menggantikan ayahnya, King Olav V, pada bulan Januari 1991. Selain dikenal sebagai kepala negara yang berdedikasi, mendiang juga merupakan seorang pelaut ulung yang pernah mewakili Norwegia di ajang Olimpiade Musim Panas.