St. Louis Blues mengawali persiapan menyongsong musim kompetisi hoki es 2026 dengan tekad kuat untuk kembali menembus persaingan babak playoff. Meskipun pernah merasakan manisnya gelar juara Stanley Cup tujuh tahun lalu, performa tim dalam beberapa musim terakhir dinilai belum konsisten secara menyeluruh.
Berdasarkan catatan musim sebelumnya, St. Louis Blues mengakhiri kompetisi reguler dengan rekor 37 kemenangan, 33 kekalahan, dan 12 kali kalah di babak tambahan waktu atau total 86 poin. Raihan tersebut menempatkan mereka di posisi kelima klasemen akhir Divisi Sentral, hanya terpaut tipis dari zona perebutan tiket playoff.
Kendati demikian, awal musim yang buruk akibat masalah produktivitas gol dan buruknya special teams membuat langkah mereka menjadi berat. Evaluasi mendalam pun dilakukan manajemen klub untuk memperbaiki lini serang dan pertahanan demi mendulang hasil maksimal pada tahun ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSejumlah pergerakan transfer pemain dilakukan manajemen untuk menyegarkan komposisi tim secara keseluruhan. Kehadiran amunisi baru diharapkan mampu memberikan warna berbeda bagi taktik permainan yang diterapkan oleh jajaran pelatih.
Daftar Pemain Masuk dan Keluar di Bursa Skuad
Perubahan paling mencolok dalam bursa transfer St. Louis Blues adalah keputusan klub untuk melepas penyerang andalan Jordan Kyrou. Nama pemain tersebut kerap menghiasi rumor kepindahan dalam waktu yang lama dan dinilai memerlukan suasana baru di luar tim.
Sebagai gantinya, St. Louis Blues mendatangkan Connor McMichael yang sebelumnya mencatatkan 46 poin pada musim lalu, serta tambahan pemain muda berbakat dan hak pilih draf putaran pertama. Keputusan melepas Kyrou diiringi kedatangan pemain anyar ini dipandang sebagai langkah strategis yang positif bagi kedalaman skuad.
Selain Connor McMichael, manajemen juga merekrut Mason McTavish untuk memperkuat lini tengah serta Ross Johnston dan bek berpengalaman Brandon Carlo. Kehadiran Brandon Carlo dinilai mampu menambal kebutuhan tim di sektor pertahanan, meskipun usia lini belakang Blues tergolong senior.
Serangkaian perekrutan pemain baru ini mengindikasikan bahwa manajemen St. Louis Blues tidak berniat melakukan perombakan total atau rebuilding, melainkan memilih strategi retooling secara cepat agar langsung kompetitif di level tertinggi.