Sebagaimana diwartakan oleh Espos, aksi meresahkan dilakukan oleh seorang pria berinisial FTAM di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, yang mengamuk dan mengancam warga sekitar menggunakan obeng.
Berdasarkan laporan media, Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Solo langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan darurat melalui layanan Call Center 110.
Setibanya di lokasi, pelaku yang berusia 37 tahun tersebut sempat memberikan perlawanan dan mengancam petugas menggunakan obeng serta palu sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut keterangan kepolisian, aksi nekat tersebut dipicu oleh kondisi kejiwaan pelaku yang mengalami depresi berat setelah ditinggal meninggal dunia oleh ibunya.
"Keterangan dari keluarga, yang bersangkutan memang beberapa kali mengalami kejadian serupa. Namun baru kali ini sampai mengancam menggunakan alat dan tidak bisa dibujuk maupun diajak berkomunikasi," ujar Kasat Samapta Polresta Solo, Kompol Edi Sukamto, dikutip dari laporan Espos.
Setelah berhasil diamankan dan diborgol, pihak kepolisian berkoordinasi dengan keluarga untuk menyerahkan pelaku ke RSJ Kentingan guna mendapatkan perawatan medis dan penanganan kejiwaan yang tepat.