Langkah tegas kembali diambil Komisi Pemberantasan Korupsi di Jawa Barat setelah penyidik lembaga antirasuah tersebut mendatangi pusat pemerintahan daerah. Sebagaimana diwartakan, KPK menggeledah dua kantor penting milik Pemerintah Kabupaten Bogor guna mengusut tuntas dugaan korupsi yang mencoreng birokrasi setempat.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, dua instansi yang menjadi sasaran penggeledahan maraton tersebut adalah Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bogor. Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan atas kasus dugaan korupsi pemotongan insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah dokumen krusial dari lokasi penggeledahan. "Penyidik menyita dokumen yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemotongan insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah," ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelum penggeledahan ini dilakukan, publik sempat dihebohkan oleh rumor adanya operasi tangkap tangan di wilayah Kabupaten Bogor. Menanggapi simpang siur kabar tersebut, pihak KPK memberikan klarifikasi resmi bahwa tidak ada giat OTT yang terjadi pada tanggal 20 Agustus 2026 lalu.
Kendati demikian, lembaga antirasuah tersebut sempat mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp1,5 miliar dari rangkaian penyelidikan awal. Penyelidikan itu kini telah ditingkatkan statusnya ke tahap penyidikan umum terkait penerimaan uang oleh penyelenggara negara.
Selain kasus pemotongan insentif pajak, KPK juga tengah membidik dugaan rasuah lain yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Bogor. Kendati demikian, hingga saat ini penyidik belum mengumumkan secara resmi siapa saja pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.