Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Terminal Kijing Mulai Ekspor Perdana...
TEKNOLOGI

Terminal Kijing Mulai Ekspor Perdana Peti Kemas Senilai Rp 21,4 Miliar

By Tomi Ali 2 min read 29 Agustus 2026
Terminal Kijing Mempawah lepas ekspor perdana peti kemas senilai Rp 21,4 miliar

Terminal Kijing Mempawah lepas ekspor perdana peti kemas senilai Rp 21,4 miliar

Sebagaimana diwartakan oleh Kalbar News, Terminal Kijing yang berlokasi di Kabupaten Mempawah baru saja mencetak sejarah baru dalam sektor logistik dan perdagangan internasional. PT Pelindo secara resmi melepas pelayaran perdana atau maiden voyage menggunakan armada kapal milik PT Pulau Laut Line, menandai dimulainya layanan ekspor langsung dari Kalimantan Barat menuju pasar global.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, langkah strategis ini dihadirkan guna memperkuat konektivitas jaringan logistik, memangkas biaya distribusi yang selama ini membengkak, serta mendongkrak daya saing komoditas unggulan daerah. Pada pengiriman perdana tersebut, tercatat sebanyak 180 kontainer berisi produk aluminium, kelapa, hingga olahan kelapa diberangkatkan dengan total nilai ekspor menyentuh angka Rp 21,4 miliar.

Sejumlah perusahaan besar tercatat turut ambil bagian dalam momentum bersejarah ini. PT Borneo Alumina Indonesia mengirimkan 12 kontainer alumina hydroxide menuju Pasir Gudang, Malaysia, sementara PT Unicoco Industries Indonesia memberangkatkan dua kontainer produk olahan kelapa ke destinasi yang sama. Selain itu, PT Ferrindo mengekspor 10 kontainer kelapa bulat ke Yangpu, Tiongkok, serta PT Indonesia Chemical Alumina mengirimkan 150 kontainer berukuran 20 feet dengan tujuan Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan.

General Manager Pelindo Regional 2 Pontianak, Yanto, menjelaskan bahwa kehadiran layanan ekspor langsung ini memberikan keuntungan masif bagi para pelaku usaha lokal. Menurutnya, para eksportir kini tidak lagi harus bergantung pada pelabuhan di luar Kalimantan Barat karena efisiensi biaya angkutan darat dan waktu pengiriman yang jauh lebih singkat telah terakomodasi di Terminal Kijing.

Senada dengan hal tersebut, Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, menyatakan bahwa keberhasilan ekspor perdana ini merupakan buah manis dari kolaborasi solid antara Badan Usaha Milik Negara, regulator, pemerintah, dan pelaku usaha. Dikutip dari laporan media, pihaknya memastikan seluruh fasilitas bongkar muat peti kemas telah disiapkan secara matang agar terminal mampu beroperasi secara efektif.

Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, turut memberikan apresiasi tinggi atas beroperasinya layanan peti kemas di Terminal Kijing yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, pusat logistik baru ini tidak hanya berfungsi menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga wajib memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga sekitar.

Lebih lanjut, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan infrastruktur penunjang, termasuk rencana percepatan pembangunan akses jalan tol yang menghubungkan Pontianak dan Kijing. Dengan kesiapan infrastruktur dan ekosistem logistik yang matang, Terminal Kijing diyakini bakal menjelma sebagai simpul perdagangan internasional yang tangguh di masa depan.

Topics
terminal kijing pelindo ekspor perdana kalimantan barat mempawah peti kemas logistik ekonomi
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.