Sebagaimana diwartakan oleh media massa, BPJS Ketenagakerjaan terus menggenjot upaya perluasan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja sektor informal atau yang dikenal sebagai Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).
Mengingat masih banyak masyarakat di sektor informal seperti pedagang pasar, petani, nelayan, hingga pengemudi ojek yang belum terlindungi, penguatan literasi digital dinilai menjadi kunci utama dalam menjangkau mereka.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, mengungkapkan bahwa pola komunikasi yang digunakan saat ini sudah mengalami pergeseran signifikan agar lebih relevan dengan keseharian masyarakat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kami menggeser pendekatan yang dulunya struktural dan administratif menjadi pendekatan dari sudut pandang pekerja informal," ujar Saiful di Yogyakarta, sebagaimana dikutip dari laporan berita.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, edukasi kini digencarkan melalui platform media sosial seperti TikTok serta balutan komedi edukatif agar informasi mengenai risiko kerja lebih mudah diterima.
Melalui saluran digital yang kerap diakses sehari-hari, masyarakat diharapkan semakin paham bahwa jaminan sosial seperti Jaminan Kecelakaan Kerja dapat diakses dengan iuran yang sangat terjangkau.