Prancis menandatangani perjanjian dua misi bersama perusahaan dirgantara Amerika Serikat Vast guna mengirim astronot mereka ke Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS serta stasiun luar angkasa komersial Haven-1 yang dijadwalkan meluncur pada 2027.
Kesepakatan penting tersebut diumumkan dalam KTT Choose France di Paris, sekaligus menandai dukungan resmi terhadap proyek Haven-1 yang digadang-gadang menjadi stasiun luar angkasa komersial pertama di dunia.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, astronot ESA Thomas Pesquet dijadwalkan terbang dalam misi astronot swasta keenam Vast menuju ISS.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara itu, astronot cadangan ESA Arnaud Prost diproyeksikan bertugas sebagai insinyur uji penerbangan dalam misi berawak perdana menuju Haven-1.
Kedua penerbangan dijadwalkan berlangsung pada 2027 dengan durasi sekitar dua minggu dan menggunakan transportasi pesawat luar angkasa Dragon besutan SpaceX yang meluncur via roket Falcon 9.
Berdasarkan pengamatan Kabayan55, kerja sama strategis ini mencerminkan tonggak sejarah penting dalam transisi dari laboratorium orbital yang didanai publik menuju stasiun milik swasta menjelang masa pensiun ISS pada akhir dekade ini.
Haven-1 dirancang guna mendukung berbagai riset ilmiah, demonstrasi teknologi, misi astronot swasta, serta menjadi batu loncatan bagi ambisi besar Vast membangun stasiun berputar yang mampu menghasilkan gravitasi buatan.