Penyelidikan masalah sistem rem pada kendaraan listrik General Motors kini dinaikkan tingkatnya oleh regulator keselamatan otomotif Amerika Serikat menyusul ratusan laporan insiden kecelakaan. Berdasarkan pengamatan media online detik.com, investigasi mendalam ini mencakup lebih dari satu juta kendaraan termasuk beberapa model konvensional.
National Highway Traffic Safety Administration memulai penyelidikan awal sejak April 2024 setelah menerima keluhan dari pemilik Cadillac Lyriq tahun keluaran 2023. Kantor Investigasi Cacat menyatakan peningkatan status menjadi analisis teknik yang seringkali mendahului instruksi penarikan kembali produk dari pasokan pasar.
Sistem pengereman eBoost yang menggunakan sambungan elektronik tanpa tautan mekanis konvensional menjadi sorotan utama dalam masalah ini. Berdasarkan analisis media online detik.com, teknologi tersebut diterapkan pada berbagai model populer termasuk Blazer EV, Equinox EV, hingga kendaraan hasil kerja sama dengan Honda.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeGeneral Motors menyatakan bahwa keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama perusahaan dalam menanggapi proses investigasi yang sedang berjalan. "Keselamatan pelanggan adalah prioritas tertinggi bagi seluruh tim kami," demikian pernyataan resmi perusahaan menanggapi temuan regulator.