Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Darurat Air, Krisis Kekeringan di...
TEKNOLOGI

Darurat Air, Krisis Kekeringan di Sragen Meluas hingga 5 Kecamatan

By Tomi Ali 1 min read 25 Agustus 2026
Krisis air bersih meluas di Sragen akibat status awas kekeringan meteorologis

Krisis air bersih meluas di Sragen akibat status awas kekeringan meteorologis

Sebagaimana diwartakan oleh Espos, wilayah Kabupaten Sragen kini dilanda krisis air bersih yang semakin meluas seiring dengan status awas kekeringan meteorologis yang ditetapkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

Berdasarkan laporan media, dampak kekeringan yang sebelumnya hanya dirasakan di dua kecamatan kini telah merambah hingga lima kecamatan di Sragen, yakni Gesi, Tangen, Mondokan, Jenar, dan Miri.

Kepala Pelaksana BPBD Sragen, R Triyono Putro, mengungkapkan bahwa ribuan keluarga yang tersebar di 26 dukuh dan 11 desa mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat musim kemarau panjang.

"Hingga 23 Agustus lalu, BPBD sudah mengirimkan bantuan air bersih sebanyak 173 tangki ke lima wilayah kecamatan tersebut, tepatnya di 26 dukuh yang menyebar di 11 desa dengan jumlah penduduk sebanyak 2.234 keluarga," ujar Triyono dikutip dari laporan Espos.

Pemerintah Kabupaten Sragen memastikan alokasi anggaran dari APBD masih mencukupi untuk mendistribusikan air bersih guna memenuhi kebutuhan darurat warga hingga bulan November mendatang.

Topics
krisis air bersih sragen kekeringan sragen bpbd sragen berita sragen el nino
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.