Sebagaimana diwartakan oleh media asing, peredaran obat pelangsing ilegal yang dikenal sebagai "Canetas do Paraguai" kini tengah menjadi sorotan tajam pihak berwenang. Produk penurun berat badan tanpa izin resmi ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menyimpan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat karena kandungannya yang tidak dapat dipastikan.
Berdasarkan laporan kesehatan, penggunaan obat pelangsing tidak terstandarisasi ini berisiko memicu berbagai penyakit berbahaya seperti pankreatitis, hepatitis, hipoglikemia berat, hingga komplikasi pencernaan yang fatal. Pakar dari lembaga kesehatan menekankan bahwa obat-obatan tersebut dikirim ke luar negeri tanpa sistem pendingin yang memadai, padahal molekul aktifnya sangat sensitif terhadap perubahan suhu.
Mengutip keterangan dari pihak berwenang, lonjakan kasus penyelundupan produk pelangsing ini meningkat drastis seiring tingginya permintaan pasar gelap. Oknum pedagang ilegal kerap menyembunyikan ampolas obat di tempat-tempat tidak layak seperti sol sepatu hingga mesin kendaraan demi mengelabui petugas perbatasan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenanggapi fenomena tersebut, Konseling Medis menegaskan bahwa para dokter dilarang keras meresepkan atau memfasilitasi perolehan obat yang tidak terdaftar di badan pengawas obat setempat. "Penggunaan obat tanpa kendali mutu dan asal-usul yang jelas sama saja mempertaruhkan nyawa pasien dengan bom waktu kimia," ujar salah satu ahli yang dikutip dari laporan media.