Sebagaimana diwartakan oleh Marca, Fenerbahce akhirnya berhasil mengakhiri penantian panjang selama 19 tahun untuk kembali tampil di fase grup Liga Champions. Kepastian tersebut diraih setelah raksasa Turki itu sukses menyingkirkan Olympique de Lyon dalam laga dramatis di babak kualifikasi terakhir dengan keunggulan agregat tipis.
Keberhasilan ini terasa sangat emosional mengingat Fenerbahce sempat mengalami kesulitan dalam beberapa musim terakhir di babak kualifikasi. Di bawah asuhan pelatih dan skuad bertabur bintang seperti Ederson, Milan Skriniar, hingga Mason Greenwood, klub asal Istanbul tersebut menunjukkan mentalitas juara di kandang lawan.
Meski tidak diperkuat oleh Marco Asensio dan Kerem Akturkoglu yang harus absen akibat cedera, Fenerbahce tetap tampil trengginas sejak menit awal babak pertama. Penyerang asal Kosovo, Vedat Muriqi, membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-23 memanfaatkan bola muntah di depan gawang lawan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTidak butuh waktu lama bagi Fenerbahce untuk menggandakan keunggulan hanya berjarak empat menit kemudian melalui sundulan Archie Brown. Meskipun Olympique de Lyon sempat mencoba bangkit dan memperkecil kedudukan di paruh kedua babak, ketangguhan lini belakang memastikan kemenangan tetap berada di tangan tim tamu hingga peluit panjang berbunyi.