Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Tanker Minyak Diserang Proyektil...
INTERNASIONAL

Tanker Minyak Diserang Proyektil Misterius di Selat Hormuz

By Nusman Rawayandi Hagimutar 2 min read 27 Agustus 2026
Kapal tanker minyak diserang proyektil misterius di perairan Selat Hormuz

Kapal tanker minyak diserang proyektil misterius di perairan Selat Hormuz

Sebuah kapal tanker minyak mengalami kebakaran hebat setelah diserang proyektil misterius di perairan Selat Hormuz dekat lepas pantai Oman pada hari Selasa. Berdasarkan laporan UK Maritime Trade Operations, kobaran api di atas kapal tersebut berhasil dipadamkan dan seluruh kru dipastikan selamat sementara investigasi mendalam sedang dilakukan.

Berdasarkan data perusahaan intelijen maritim Kpler, hanya ada 5 kapal yang terkonfirmasi melintasi Selat Hormuz pada hari Selasa setelah sebelumnya mencatatkan 7 kapal pada hari Senin. Angka tersebut menunjukkan penurunan drastis dibandingkan catatan sebelum konflik pecah di mana lebih dari 130 kapal melintas setiap harinya.

Militer Amerika Serikat berupaya membantu mengawal kapal-kapal di sisi perairan Oman serta mendukung blokade maritim terhadap kapal-kapal Iran di kawasan tersebut. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa jalur perairan Selat Hormuz telah sepenuhnya dibersihkan dari ranjau dan aman untuk navigasi.

Di sisi lain, Iran dan Oman telah menyepakati koridor maritim sementara demi keamanan navigasi kapal yang melintas. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan bahwa selat tersebut tidak akan dibuka sepenuhnya sebelum Amerika Serikat memenuhi komitmen perdamaian.

Respons Washington dan Tehran Terkait Keamanan Selat Hormuz

Ketegangan di jalur logistik energi global ini memicu berbagai tanggapan diplomatik dari pihak Amerika Serikat maupun Iran dalam menyikapi situasi keamanan maritim. Sejumlah sekutu Amerika Serikat dilaporkan masih meragukan klaim pembersihan ranjau laut di kawasan strategis tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa beserta negara anggota untuk mengecam kampanye sanksi ekonomi yang dilancarkan Washington. Pihak Iran menilai kebijakan ekonomi tersebut sebagai bentuk tekanan yang memperkeruh situasi.

Insiden penembakan proyektil ini menambah daftar panjang gangguan keamanan di koridor energi penting yang memaksa banyak operator kapal memilih menghindari jalur pelayaran tersebut. Seluruh kapal yang masih berani melintas dilaporkan harus memanfaatkan rute satu arah khusus yang ditetapkan oleh otoritas Iran.

Otoritas pelayaran internasional terus memantau perkembangan situasi keamanan di Selat Hormuz guna mengantisipasi risiko lanjutan terhadap pasokan energi global. Upaya diplomasi multilateral masih terus ditempuh untuk meredakan ketegangan di salah satu jalur perdagangan paling sibuk di dunia itu.

Topics
selat hormuz kapal tanker serangan proyektil ukmto donald trump iran amerika serikat minyak dunia pelayaran
Koresponden Internasional

Nusman Rawayandi Hagimutar adalah koresponden yang meliput isu-isu internasional dan geopolitik. Dengan pengalaman meliput berbagai peristiwa global, ia menyajikan berita dunia dengan perspektif yang mendalam dan relevan bagi pembaca Indonesia.