Berdasarkan laporan media, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akhirnya memberikan pengakuan resmi terkait rekaman video asusila yang melibatkan pegawai negeri sipil di lingkungan instansi tersebut. Video yang memperlihatkan aksi tidak senonoh di ruang kerja itu sempat menghebohkan publik dunia maya dan menuai kecaman luas.
Sebagaimana diwartakan, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menyatakan bahwa pihaknya bergerak cepat dengan melakukan klarifikasi internal setelah menerima rekaman tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap bahwa pria yang ada dalam video itu merupakan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Sumbar.
Menurut keterangan resmi Arry, yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya dan mengambil langkah cepat dengan melepaskan jabatannya. "Yang bersangkutan juga telah mengundurkan diri dari jabatannya," ujar Arry sebagaimana dikutip dari laporan Sumbarkita.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenanggapi insiden memalukan ini, Gubernur Sumbar langsung memberikan instruksi tegas agar penanganan kasus dilakukan secara transparan dan sesuai dengan regulasi kepegawaian yang berlaku. Pemerintah daerah tidak akan menoleransi tindakan indisipliner berat yang mencoreng marwah institusi birokrasi pemerintahan.
Sebagai langkah lanjutan, Pemprov Sumbar telah membentuk Tim Pemeriksa Ad Hoc yang berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS. Tim khusus ini dipimpin langsung oleh sekda dengan melibatkan unsur inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah guna memastikan proses investigasi berjalan objektif.