Yayoi Kusama lahir di Matsumoto, Nagano, pada 22 Maret 1929 dan dikenal luas sebagai salah satu seniman kontemporer paling berpengaruh yang pernah dilahirkan oleh Jepang.
Dalam perjalanan kariernya, ia menghabiskan waktu bertahun-tahun di New York City sejak 1958 untuk menjadi bagian dari kancah seni avant-garde serta gerakan pop-art global.
Karya-karya ikonis miliknya sangat lekat dengan motif polka dot, jaring tak berujung atau infinity nets, serta instalasi cermin tak terbatas yang terinspirasi dari halusinasi visual masa kecilnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSepanjang hidupnya, Kusama secara terbuka menceritakan perjuangannya melawan masalah kesehatan mental dan menjadikan proses berkarya sebagai satu-satunya cara untuk bertahan dari rasa sakit serta kecemasan.
Karier Internasional dan Karya Ikonis Yayoi Kusama
Nama Yayoi Kusama kian meroket di kancah seni internasional berkat berbagai pameran berskala besar, termasuk partisipasinya dalam ajang Venice Biennale edisi ke-33 pada 1966.
Selain memproduksi lukisan dan patung berskala masif, ia juga merambah dunia sastra dengan menerbitkan sejumlah novel, kumpulan puisi, serta buku autobiografi.
Berdasarkan data pasar seni global, karya-karya ciptaannya menempatkannya sebagai salah satu seniman perempuan dengan penjualan tertinggi di dunia.
Hingga akhir hayatnya pada 14 Agustus 2026, Yayoi Kusama tetap mendedikasikan hidupnya untuk melahirkan karya seni rupa modern yang dikagumi oleh jutaan penikmat seni di seluruh dunia.