Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Sungai Mahakam Surut Akibat Kemarau,...
TEKNOLOGI

Sungai Mahakam Surut Akibat Kemarau, Buruh Dermaga Terlilit Utang

By Tomi Ali 2 min read 21 Agustus 2026
Potret Sungai Mahakam yang surut akibat kemarau panjang membuat buruh dermaga Samarinda kesulitan mencari nafkah

Potret Sungai Mahakam yang surut akibat kemarau panjang membuat buruh dermaga Samarinda kesulitan mencari nafkah

Dampak musim kemarau panjang mulai dirasakan secara langsung oleh para buruh bongkar muat di Dermaga Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur. Surutnya debit air Sungai Mahakam membuat aktivitas pelayaran kapal pengangkut barang dan penumpang ke wilayah hulu lumpuh total.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Kompas.com, kapal-kapal yang biasanya rutin melayani rute ke Kutai Barat hingga Mahakam Ulu kini tidak bisa beroperasi secara normal karena alur sungai yang semakin dangkal dan membahayakan keselamatan.

Salah seorang buruh dermaga bernama Supardi mengungkapkan bahwa kelumpuhan jalur pelayaran ini sudah berlangsung lebih dari dua pekan. Jika dalam kondisi normal kapal bisa berangkat setiap hari, kini hanya tersisa satu kapal yang beroperasi dalam sepekan.

"Kalau kapal yang sudah tidak beroperasi seperti biasa itu sudah dua minggu lebih. Tujuannya ke Ujung Pandang, ke daerah Long Bagun. Nah, sekarang ini enggak bisa lagi di situ, enggak bisa lagi beroperasi," keluh Supardi saat ditemui pada Jumat (21/8/2026).

Akibat sepinya kapal yang datang, sistem kerja buruh yang mengandalkan giliran pun ikut terdampak parah. Para pekerja kini hanya bisa mendapatkan jatah bekerja selama dua pekan sekali, membuat pendapatan harian mereka merosot tajam.

Dalam kondisi normal, seorang buruh bisa mengantongi penghasilan sekitar seratus ribu rupiah per hari, namun kini uang tersebut hanya didapatkan sekali dalam dua minggu. Situasi ekonomi yang sulit ini memaksa para buruh untuk mencari jalan pintas demi bertahan hidup.

"Pusing sudah kepalanya ini, bagaimana. Cara menyiasatinya itu kayaknya susah betul. Kalau makan ya ngutang. Ngutang dulu," tambahnya menggambarkan beratnya beban hidup di tengah darurat kemarau Sungai Mahakam.

Topics
sungai mahakam samarinda kemarau mahakam ulu kaltim berita regional
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.