Analis F1 TV Alex Brundle melontarkan kritik keras terhadap sanksi drive-through penalty yang diberikan kepada pembalap Racing Bulls Arvid Lindblad dalam ajang Grand Prix Belanda 2026 di Sirkuit Zandvoort. Hukuman tersebut dijatuhkan oleh stewards setelah pembalap berusia 19 tahun itu melakukan tindakan menghindar saat insiden kecelakaan awal lomba.
Kekacauan di tikungan 14 terjadi pada lap pertama ketika pembalap tuan rumah Max Verstappen mengalami kecelakaan hebat. Arvid Lindblad yang berada di belakangnya terpaksa mengambil langkah darurat untuk menghindari tabrakan beruntun, yang berujung pada aksi mendahului mobil Alpine milik Pierre Gasly.
Stewards menilai manuver tersebut sebagai pelanggaran bendera kuning yang berbuah hukuman berat bagi sang pembalap debutan. Namun, keputusan pengawas balapan ini langsung menuai perdebatan sengit di kalangan pengamat serta pelaku balap Formula 1.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Saya pikir itu terlalu berat. Cara yang diterima sebagai seorang pembalap adalah jika Anda secara efektif menghindari tabrakan, Anda melakukan segalanya untuk memastikan diri tidak menjadi bagian dari kecelakaan," ujar Alex Brundle saat mengulas insiden tersebut.
Arvid Lindblad Ungkap Alasan Sulit Hindari Penalti di Zandvoort
Brundle menambahkan bahwa seorang pembalap sangat kesulitan untuk memikirkan detail aturan sekunder di tengah situasi darurat demi menghindari menyalip mobil lain. Menurutnya, pembalap yang fokus menyelamatkan diri tidak seharusnya langsung diganjar hukuman penalti berat di lintasan.
Arvid Lindblad memberikan pembelaan setelah balapan usai mengenai insiden menegangkan yang melibatkan mobil Red Bull milik Max Verstappen. Pembalap muda asal Inggris itu mengaku pandangannya terhalang oleh puing-puing kendaraan yang berserakan di lintasan.
"Max kehilangan kendali, lalu ia melintang ke tengah trek, dan ada puing-puing di mana-mana. Saya tidak bisa melihat apa-apa," ungkap Arvid Lindblad menggambarkan detik-detik kecelakaan tersebut.
Meski telah berupaya keras menjaga laju kendaraannya agar tidak menabrak ban mobil Verstappen, Lindblad harus rela menerima sanksi yang memusnahkan peluangnya meraih hasil positif. Penalti tersebut dianggapnya terlalu ekstrem untuk sebuah insiden penyelamatan diri.
"Saya melewati Pierre ke Tikungan 1, tetapi saya tidak melihat bendera apa pun. Jadi itu sangat disayangkan, dan hukuman itu membuat saya keluar dari balapan secara praktis," pungkas pembalap bernomor 19 itu dengan nada kecewa.