Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Puss in Boots The Last Wish Raup Rp7...
TEKNOLOGI

Puss in Boots The Last Wish Raup Rp7 Triliun Secara Global

By Nusman Rawayandi Hagimutar 2 min read 27 Agustus 2026
Puss in Boots The Last Wish raup pendapatan global dan masuk nominasi Oscar

Puss in Boots The Last Wish raup pendapatan global dan masuk nominasi Oscar

Puss in Boots The Last Wish sukses mencatatkan pendapatan fantastis sebesar USD 484,3 juta atau setara dengan Rp7,4 triliun di seluruh dunia dari anggaran produksi sebesar USD 90 hingga 110 juta. Film animasi produksi DreamWorks Animation ini berhasil menembus jajaran film terlaris dan menduduki peringkat kesepuluh film berpendapatan tertinggi sepanjang tahun 2022.

Berdasarkan data dari Box Office, film yang disutradarai oleh Joel Crawford ini mengumpulkan pendapatan sebesar USD 186,1 juta dari kawasan Amerika Serikat dan Kanada serta menyumbang USD 298,2 juta dari berbagai wilayah teritorial internasional lainnya. Kesuksesan finansial tersebut juga didukung oleh ulasan positif para kritikus serta kekuatan promosi dari mulut ke mulut penonton di bioskop.

Deadline Hollywood mencatat bahwa film ini mampu menghasilkan keuntungan bersih mencapai USD 120,2 juta setelah dikurangi biaya produksi, pemasaran, serta partisipasi talenta. Perolehan ini menempatkan petualangan si kucing berboots tersebut pada posisi kedelapan dalam daftar film blockbuster paling bernilai sepanjang tahun 2022.

Selain sukses secara komersial di kancah box office global, karya layar lebar ini juga mendapatkan banyak pengakuan dari berbagai ajang penghargaan perfilman internasional. Puss in Boots The Last Wish sukses meraih nominasi untuk kategori Film Animasi Terbaik di ajang Academy Awards, Golden Globes, Critics" Choice Awards, hingga British Academy Film Awards.

Kisah Perjalanan Sembilan Nyawa Sang Kucing Legendaris

Cerita dalam film ini berfokus pada karakter utama Puss in Boots yang menyadari bahwa dirinya telah menghabiskan delapan dari sembilan nyawanya dalam berbagai petualangan berbahaya. Akibat insiden tidak terduga di kota Del Mar, ia terpaksa harus pensiun sebagai pahlawan dan memilih untuk hidup sebagai kucing rumahan biasa.

Namun, masa pensiun Puss terganggu ketika ia mendengar keberadaan Wishing Star yang legendaris, sebuah artefak magis yang dapat mengabulkan satu permintaan untuk memulihkan nyawanya yang tersisa. Bersama dengan Kitty Softpaws dan seekor anjing ceria bernama Perrito, ia memulai perjalanan berbahaya untuk memburu harta karun tersebut.

Dalam perjalanannya, Puss harus menghadapi berbagai rintangan berat termasuk kejaran dari kelompok kriminal Goldilocks dan Three Bears serta karakter penjahat Big Jack Horner. Situasi semakin menegangkan ketika ia dibayangi oleh seekor serigala misterius yang merupakan perwujudan dari kematian itu sendiri.

Melalui arahan sutradara Joel Crawford, film ini menyajikan perpaduan antara humor khas keluarga serta tema yang lebih gelap mengenai arti penting sebuah kehidupan. Penggunaan teknologi animasi baru juga memberikan sentuhan visual bergaya buku cerita yang membuat film ini tampil berbeda dari pendahulunya di dalam waralaba Shrek.

Topics
puss in boots the last wish dreamworks box office animasi film antonio banderas academy awards hollywood
Koresponden Internasional

Nusman Rawayandi Hagimutar adalah koresponden yang meliput isu-isu internasional dan geopolitik. Dengan pengalaman meliput berbagai peristiwa global, ia menyajikan berita dunia dengan perspektif yang mendalam dan relevan bagi pembaca Indonesia.