Berdasarkan laporan media, populasi Victoria tercatat mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, dengan tambahan satu orang setiap empat menit 40 detik. Dengan memperhitungkan angka kelahiran, kematian, serta migrasi domestik maupun internasional, ibu kota Victoria ini diproyeksikan bertransformasi menjadi sebuah megacity dengan lebih dari 10 juta penduduk pada tahun 2101.
Mengutip analisis dari pakar demografi, gelombang pendatang baru yang mencapai sekitar 2.000 orang setiap pekannya menempatkan Melbourne pada jalur pertumbuhan yang setara dengan kota-kota besar dunia seperti New York dan Shanghai. Apabila ekspansi wilayah terus dibiarkan tanpa kendali, wilayah seperti Wallan, Whittlesea, Cranbourne South, Sunbury, dan Eynesbury akan mengalami lonjakan populasi paling signifikan.
Menanggapi tantangan tersebut, berbagai kalangan perencana tata kota dan akademisi mulai mendiskusikan alternatif strategi pembangunan wilayah. Sebagaimana diwartakan, gagasan desentralisasi ke kota-kota satelit dan kawasan regional seperti Geelong, Ballarat, Bendigo, serta optimalisasi pusat transit seperti Dandenong dan Broadmeadows dinilai sebagai langkah krusial guna mengantisipasi beban demografi di masa depan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePara ahli menekankan bahwa komitmen jangka panjang dari pemerintah federal maupun negara bagian sangat dibutuhkan untuk merealisasikan infrastruktur transportasi yang memadai. Tanpa perencanaan yang matang dan investasi yang berkelanjutan, lonjakan penduduk ini berisiko menciptakan kawasan hunian yang kurang optimal serta membebani fasilitas publik yang sudah ada.