Google resmi meluncurkan Gemini 3.5 Transcribe sebagai model speech-to-text tercanggih yang diklaim mampu mengubah audio mentah menjadi teks akurat secara instan. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, teknologi mutakhir ini dirancang khusus untuk memahami gaya bicara alami pengguna sekaligus menyaring berbagai gangguan suara latar belakang secara efektif.
Model kecerdasan buatan terbaru ini membawa peningkatan performa yang signifikan dibandingkan pendahulunya, yaitu Chirp 3 yang dirilis pada tahun 2025. Dari analisis Kabayan News berdasarkan data Artificial Analysis, kecepatan waktu transkripsi akhir mengalami lonjakan efisiensi hingga 70 persen, sementara tingkat kesalahan kata atau word error rate berhasil ditekan menjadi 5,50 persen pada mode streaming.
Keunggulan utama dari sistem anyar ini terletak pada kemampuannya untuk mengabaikan kata pengisi seperti "um" atau "ah" serta menangani koreksi mandiri secara otomatis. Selain memperkuat fitur Gboard Rambler di perangkat Android dan aplikasi Gemini untuk macOS, inovasi tersebut dijadwalkan segera terintegrasi ke dalam browser Chrome agar pengguna dapat mendikte teks pada kolom web dengan mudah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKehadiran sistem pengenalan suara ini juga didukung oleh fitur pemanggilan fungsi atau function calling canggih yang memungkinkan pendelegasian tugas kompleks ke model Gemini lainnya. Berdasarkan laporan resmi perusahaan, teknologi ini kini sudah dapat dimanfaatkan langsung melalui kotak prompt Google Antigravity untuk akurasi transkripsi berbasis konteks layar yang lebih presisi.