Berdasarkan laporan resmi klub, Lamine Yamal tiba di akademi FC Barcelona, La Masia, pada usia tujuh tahun setelah direkrut dari klub lokal CF La Torreta. Di akademi legendaris tersebut, ia berkembang jauh lebih cepat melampaui kelompok usianya berkat kemampuan dribel, visi menciptakan peluang, serta fleksibilitas posisi di lini serang.
Mengutip laporan media, penyerang berbakat ini bahkan belum lama membela tim U-19 ketika pelatih Xavi Hernandez memanggilnya untuk berlatih bersama tim utama. Pada April 2023, ia mencatatkan debut profesionalnya di usia yang sangat muda yaitu 15 tahun, 9 bulan, dan 16 hari saat menghadapi Real Betis, sekaligus menobatkan dirinya sebagai pemain termuda sepanjang sejarah Blaugrana.
Perjalanan kariernya terus meroket ketika ia menembus skuad reguler tim utama dan memecahkan berbagai rekor bergengsi. Sebagaimana diwartakan, Lamine Yamal sukses meraih Trofi Kopa sebagai pemain U-21 terbaik dunia di ajang Ballon d'Or 2024 menyusul performa gemilangnya di level klub maupun bersama Tim Nasional Spanyol.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi bawah asuhan pelatih Hansi Flick, Lamine Yamal tampil semakin tajam dengan mencatatkan 18 gol dan 21 assist pada musim 2024/25. Pencapaian luar biasa itu turut mengantarkannya menjadi pemain termuda yang mencapai 100 penampilan bagi Barcelona serta pencetak gol termuda dalam sejarah El Clasico.
Selain bersinar bersama klub Catalan tersebut, ia juga menorehkan sejarah gemilang di panggung internasional bersama Timnas Spanyol. Lamine Yamal tercatat sebagai pemain dan pencetak gol termuda La Roja, serta sukses memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang tampil dan juara di turnamen akbar antarnegara Eropa pada musim panas 2024.