Kabayan News Kabayan News
/home / teknologi / Bintang S301 Mengorbit Pusat Galaksi...
TEKNOLOGI

Bintang S301 Mengorbit Pusat Galaksi Bima Sakti Rekor Kecepatan

By Tomi Ali 2 min read 29 Agustus 2026
Bintang S301 mengorbit lubang hitam Sagittarius A dengan rekor kecepatan

Bintang S301 mengorbit lubang hitam Sagittarius A dengan rekor kecepatan

Bintang S301 mencatat rekor kecepatan luar biasa saat mengorbit lubang hitam supermasif Sagittarius A di pusat galaksi Bima Sakti yang berjarak sekitar 27000 tahun cahaya dari Bumi. Berdasarkan studi yang dipublikasikan pada 19 Agustus di jurnal Nature, bintang ini melesat dengan kecepatan puncak mencapai 56 juta mil per jam atau sekitar 8 persen dari kecepatan cahaya.

"Bintang yang kami temukan ini memiliki potensi yang sangat besar, dan kami benar-benar sangat antusias," ujar salah satu penulis studi Stefan Gillessen yang merupakan seorang astronom di Max Planck Institute for Extraterrestrial Physics di Jerman dikutip dari Science News.

Tim peneliti mendeteksi keberadaan S301 menggunakan Very Large Telescope Interferometer milik European Southern Observatory di Chile pada musim semi 2023. Pengamatan tersebut kemudian dikombinasikan dengan pengukuran lanjutan serta data arsip yang telah dikumpulkan sejak tahun 2017 untuk memetakan jalur orbit bintang secara presisi.

Analisis mendalam mengungkapkan bahwa Sagittarius A memiliki massa diperkirakan sekitar 4,3 juta kali lebih masif daripada matahari kita. S301 sendiri memiliki orbit berbentuk lonjong dan membutuhkan waktu 8,7 tahun untuk menyelesaikan satu putaran penuh mengelilingi lubang hitam tersebut.

Potensi S301 Ukur Rotasi Lubang Hitam Sagittarius A

Keberadaan bintang S301 membuka peluang bagi para ilmuwan untuk mengukur rotasi lubang hitam Sagittarius A secara langsung untuk pertama kalinya. Teori relativitas umum Albert Einstein menyatakan bahwa lubang hitam yang berputar akan memutar ruang-waktu dan mengubah orbit bintang di sekitarnya.

"Bintang tersebut terdorong ke jalur orbit yang sedikit berbeda setiap kali ia melewati lubang hitam," kata Stefan Gillessen kepada Reuters. Pengamatan terhadap perubahan jalur ini selama dekade mendatang diharapkan mampu menentukan tingkat putaran lubang hitam secara akurat.

Para peneliti menduga S301 awalnya merupakan bagian dari sistem dua bintang sebelum akhirnya terpisah akibat gravitasi kuat dari Sagittarius A. Lubang hitam tersebut kemudian mempertahankan S301 di dekatnya sementara bintang pasangannya terlempar jauh ke luar galaksi.

Pengukuran langsung terhadap putaran lubang hitam ini dinilai tidak hanya akan memperkuat teori Einstein, tetapi juga memberikan aset besar dalam memahami sejarah galaksi Bima Sakti. Tanpa bantuan bintang ini, para astronom memperkirakan butuh waktu beberapa dekade lagi untuk mendekati pengukuran rotasi tersebut.

Topics
bintang s301 sagittarius a bima sakti lubang hitam astronomi stefan gillessen nature galaksi penelitian sains
Jurnalis Teknologi & Gaya Hidup

Tomi Ali adalah jurnalis yang menggabungkan ketertarikannya pada teknologi dan gaya hidup. Ia mengulas perkembangan teknologi terbaru, inovasi digital, serta tren gaya hidup modern dengan gaya penulisan yang segar dan mudah diakses oleh pembaca awam maupun profesional.