Peter Crouch secara terbuka mengungkapkan pandangannya terkait gaya kepelatihan Andoni Iraola di Liverpool yang menuntut intensitas fisik luar biasa di lini depan.
"The pressing that Andoni Iraola demands of his players is off the charts," ujar Crouch dalam wawancaranya kepada FourFourTwo mengenai taktik agresif sang juru taktik baru.
Crouch bahkan melontarkan candaan jujur mengenai keterbatasan fisiknya jika harus bermain dalam sistem modern tersebut yang menuntut pergerakan konstan tanpa bola.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"That wasn't my game – I used to quite like pretending to close an opponent down, then when he ran past me, I'd have a little rest!" tambahnya sambil mengenang gaya bermainnya di masa lalu.
Transformasi Total Lini Depan Liverpool Era Iraola
Perubahan taktik drastis di bawah Andoni Iraola membuat peran penyerang tengah di Liverpool mengalami evolusi signifikan dibanding era kepelatihan sebelumnya.
Crouch menegaskan bahwa dirinya tidak pernah keberatan bekerja keras di kotak penalti, namun tuntutan berlari sepanjang 90 menit merupakan hal yang sangat melelahkan.
"If it was getting on the end of crosses, I'd run for you all day. But this constant running up and down, closing your marker and bending your run, it makes me tired just watching it," jelas Crouch.
Meski demikian, Crouch meyakini bahwa suporter Liverpool di Anfield akan menyukai gaya permainan direct dan all-action yang diusung oleh manajer asal Spanyol tersebut.