Sebagaimana diwartakan oleh media massa, sebanyak 149 peserta antusias ambil bagian dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-36 tingkat Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, yang diselenggarakan di Kantor Kecamatan Ngaliyan.
Para peserta yang berkompetisi dalam 20 cabang lomba ini datang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat madrasah ibtidaiyah hingga perguruan tinggi, serta lembaga pendidikan nonformal seperti madrasah diniyah dan pondok pesantren.
Camat Ngaliyan, Moeljanto, mengungkapkan bahwa ajang perlombaan ini tidak sekadar mencari siapa yang keluar sebagai juara, melainkan menjadi fondasi penting dalam pembinaan keimanan generasi muda.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Menjadi juara adalah sebuah kebanggaan, tetapi mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an adalah tujuan yang lebih mulia. Itulah tujuan utama MTQ," ujar Moeljanto di Semarang.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan positif seperti ini sangat krusial di tengah gempuran era digital guna mengarahkan anak-anak muda pada kegiatan yang mendidik dan berakhlak mulia.
Sementara itu, berdasarkan laporan, Ketua Pelaksana Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Semarang, H. Labib Abdullah, menyampaikan bahwa MTQ tingkat kecamatan merupakan tahapan seleksi krusial untuk menjaring bibit unggul menuju jenjang yang lebih tinggi.