Sebagaimana diwartakan oleh media olahraga Olé, panggung megah Liga Champions mendadak diwarnai insiden memalukan setelah pertandingan panas antara Lyon melawan Fenerbahce harus berakhir dengan baku hantam di lorong stadion.
Berdasarkan laporan pertandingan babak kualifikasi perebutan tiket fase liga tersebut, ketegangan sudah terasa di sepanjang laga hingga akhirnya Fenerbahce memastikan diri keluar sebagai pemenang dan menyingkirkan wakil Prancis tersebut.
Pemicu utama dari kericuhan brutal ini disebut-sebut berasal dari aksi provokatif yang dilakukan oleh gelandang Fenerbahce asal Prancis, Matteo Guendouzi, yang juga memiliki catatan sejarah sebagai mantan pemain rival abadi Lyon, Olympique de Marsella.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSepanjang jalannya pertandingan hingga peluit akhir berbunyi, Guendouzi kedapatan terus-menerus melakukan gestur mengejek ke arah tribun pendukung tuan rumah, yang membuat suasana kian memanas dan menyulut emosi penonton serta pihak tuan rumah.
Mengutip rekaman video yang beredar luas di media sosial, situasi langsung berubah menjadi chaos ketika seorang individu melancarkan tendangan terbang ke arah Guendouzi tepat di mulut terowongan pemain, yang kemudian memicu perkelahian massal dan lemparan berbagai proyektil.