Pelatih Espanyol Manolo Gonzalez melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan wasit menyusul kekalahan tipis 2-1 dari Real Madrid pada pertandingan lanjutan kompetisi LaLiga.
"Hingga menit ke-70, skema permainan berjalan sesuai rencana untuk mencegah mereka menembus lini belakang, sementara gol tercipta murni akibat kesalahan kami sendiri," ujar Manolo Gonzalez mengulas jalannya laga.
Juru taktik asal Spanyol itu mengakui Kylian Mbappe tampil sebagai pemain paling merepotkan, namun ia tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras para pemain lini belakang Espanyol.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKendati demikian, Gonzalez merasa kecewa karena standar kepemimpinan wasit dinilai tidak adil dan merugikan timnya dalam beberapa momen krusial di lapangan.
Protes Standar Wasit dan Bantahan Isu Provokasi Vinicius
Manolo Gonzalez menyoroti inkonsistensi pengadil lapangan dalam memberikan keputusan, termasuk saat timnya mendapat hukuman kartu akibat protes keras kepada wasit.
"Setiap lemparan ke dalam dihitung melawan kami dan setiap pelanggaran kecil langsung ditiup, sementara pelanggaran Real Madrid tidak dihitung dengan standar sama," kata Gonzalez mengeluhkan situasi tersebut.
Sang pelatih juga merespons komentar Jose Mourinho terkait perlakuan terhadap Vinicius Junior dengan menegaskan bahwa Espanyol tidak pernah berniat mencederai pemain lawan.
"Ini adalah sepak bola dan kami tidak pergi ke lapangan untuk memprovokasi, tidak ada tekel keras berlebihan yang luput dari pantauan kamera modern saat ini," tegasnya menutup wawancara.